Friday, September 2, 2011

Thought for the Day - 2nd September 2011

Uttering the truth is easy. But indulging in falsehood is a tortuous process. One has to take a lot of trouble to cover up one lie with more lies. That is why it has been said: "Sathyam brooyath; Priyam brooyath; na brooyath Sathyam Apriyam" (Speak the truth, speak what is pleasing. Do not utter truth that is unpleasant). God is the embodiment of truth. Truth is the foundation of the universe. This truth transcends the mind and speech and is beyond the categories of time and space. You must live up to this truth. You must realise that the Divine is present in everything. Only when you can recognise the omnipresence of the Divine will you be able to experience the Divine.

Mengucapkan kebenaran adalah hal yang mudah, sementara berbohong akan menimbulkan banyak masalah. Seseorang telah mengambil banyak kesulitan untuk menutupi satu kebohongan dengan kebohongan lainnya. Itulah sebabnya dikatakan: "Satyam brooyath; Priyam brooyath; na brooyath Satyam Apriyam" (Berbicaralah yang benar, berbicaralah sesuatu yang menyenangkan. Jangan mengucapkan kebenaran yang tidak menyenangkan.). Tuhan adalah perwujudan dari kebenaran. Kebenaran adalah dasar dari alam semesta. Kebenaran ini melampaui pikiran dan perkataan dan berada jauh di luar ruang dan waktu. Engkau harus hidup dengan kebenaran ini. Engkau harus menyadari bahwa Tuhan hadir dalam segala hal. Hanya ketika engkau mengenali sifat Tuhan yang omnipresence (ada dimana-mana) engkau akan dapat mengalami Divine (Tuhan).

-BABA

No comments:

Post a Comment