Thursday, December 8, 2011

Thought for the Day - 8th December 2011 (Thursday)

Dwell always on lofty thoughts. When air fills a football, it takes the form of a ball. When it fills a balloon, it takes the form of the balloon, oval or spherical. So too, the mind takes the form of the objects with which it is attached. If it gets fixed on small things, it becomes small. If it is fixed on noble and grand things, it becomes noble and grand. The camera takes a picture of whatever it is pointed at, so is the case with the mind. Discriminate before you develop attachment. If your attachment is towards spouse and children, lands and buildings, bank accounts and balances, you will experience grief when they decline. Develop sincere and steady attachment towards the Divine and you will grow in love and splendour. Devotion is not a matter of beads and beards, nor is worship signified by flowers, camphor or bell-ringing. You are judged by your spiritual discipline, thoughts and sense-control.

Selalulah berada pada pikiran yang mulia. Ketika udara mengisi bola, udara mengambil bentuk sebuah bola. Ketika udara mengisi balon, udara mengambil bentuk balon, oval atau bulat. Demikian juga, pikiran mengambil bentuk objek dengan yang melekat padanya. Jika engkau memikirkan hal-hal yang kecil, maka demikianlah jadinya. Jika engkau memikirkan hal-hal yang mulia dan besar, maka demikianlah jadinya. Kamera mengambil gambar apa pun sesuai dengan yang dibidik, demikian pula dengan pikiran. Engkau hendaknya memiliki kemampuan diskriminasi sebelum engkau mengembangkan keterikatan. Jika engkau terikat pada pasangan dan anak-anak, tanah dan bangunan, rekening bank dan saldo, engkau akan mengalami kesedihan ketika semuanya tersebut mengalami kemerosotan. Kembangkanlah keterikatan yang tulus dan mantap pada Tuhan dan engkau akan tumbuh dalam kasih dan kemuliaan Tuhan. Pengabdian (bhakti) bukan sekedar tasbih dan jenggot (usia tua), juga bukan sekedar pemujaan yang ditandai dengan bunga-bunga, kamper atau suara lonceng. Engkau dinilai berdasarkan disiplin spiritual, pikiran dan pengendalian indera.

-BABA

No comments:

Post a Comment