Sunday, January 15, 2012

Thought for the Day - 15th January 2012 (Sunday)

Think about this: when you are well, no one inquires about your health. But if you are struck with illness or sorrow, you are bombarded with anxious queries. Why this anxiety? Because man’s fundamental nature is to be happy and healthy. Your nature is joy. So when you are happy and healthy, no one is surprised or worried. Grief and sorrow are unnatural, and are the result of a delusion that has overwhelmed one’s nature. If you do a task as an assumed duty, you will find it difficult to put up with the troubles and travails that may come along with it. The task will also induce conceit, or the feeling 'I am the doer’, resulting in exhaustion or elation, disgust or pride. On the other hand when karma (action) is performed as your nature you can have fortitude. 

Renungkanlah hal ini: ketika engkau sehat, tidak ada seorangpun yang menanyakan kesehatanmu. Tetapi jika engkau tertimpa suatu penyakit atau mengalami penderitaan, engkau dihujani dengan berbagai pertanyaan yang mengkhawatirkan. Mengapa ada kekhawatiran seperti ini? Karena sifat dasar manusia adalah untuk menjadi bahagia dan sehat. Sifat sejatimu adalah sukacita. Jadi, ketika engkau bahagia dan sehat, tidak ada yang terkejut atau khawatir. Penderitaan dan kesedihan bukanlah sifat alami manusia, dan merupakan hasil dari khayalannya. Jika engkau melakukan pekerjaan sesuai dengan yang dibebankan padamu, engkau akan menyelesaikan masalah dan menerima dengan tanpa mengeluh kesulitan dan masalah yang dihadapi sepanjang melakukan pekerjaan tersebut. Suatu pekerjaan juga akan menyebabkan kesombongan, atau perasaan 'Aku adalah pelaku', sehingga akan ada kelelahan atau kegembiraan, kebencian atau kebanggaan. Di sisi lain ketika karma (tindakan) yang dilakukan dianggap sebagai sifat sejatimu, engkau akan memiliki ketabahan.

-BABA

No comments:

Post a Comment