Saturday, August 4, 2012

Thought for the Day - 4th August 2012 (Saturday)


When the anguish of a devotee’s heart is expressed as a cry, a groan or a sigh, the Lord rushes to the rescue; the lord is only as far as that sound of despair can reach. He is always on the alert to listen to the cry and call of His children. His residence is within the hearing distance of every cry, from every grief stricken heart. Remember, the Lord is devoid of attachment and hatred. It is His nature to support, nurture and protect the right and admonish the wrong. He is ever focussed, to restore to human beings the vision to turn their footsteps along the path of morality and self-control, so they may attain Self-knowledge.

Ketika hati seorang bhakta mengalami penderitaan, Tuhan dengan segera datang untuk membantu; hanya sejauh mana teriakan penderitaan itu terdengar, sejauh itulah yang dapat Tuhan capai. Beliau selalu siap mendengarkan teriakan dan panggilan dari anak-anak-Nya. Kediaman Beliau berada dalam jarak pendengaran dari setiap tangisan, dari setiap hati yang dilanda kesedihan. Ingatlah, Tuhan sama sekali tidak mengenal keterikatan dan kebencian. Adalah sifat-Nya untuk memberikan dukungan, memelihara, dan melindungi yang benar dan menegur yang salah. Beliau telah memfokuskan, untuk mengembalikan manusia pada visi untuk menuju jalan moralitas dan pengendalian diri, sehingga mereka bisa mencapai Self-knowledge (pengetahuan Atma).
-BABA

No comments:

Post a Comment