Sunday, June 2, 2013

Thought for the Day - 2nd June 2013

Show deep gratitude to your parents. Tend to them with respect and adore them. On their anniversary of passing away, remember them and pay the tribute of at least a tear. Do it with faith (Shraddha), hence it is called Shraardha (religious ceremonial offering to the dead), note that they are not waiting for them in the other world! This tribute you offer should be in gratitude for the great chance they gave you for this sojourn in this world with all the wonderful opportunities it offers for self-realization. By the same token, parents must feel that they are servants appointed by the Lord to tend the little souls that are born in their households as the gardener tends the trees in the garden of the Master. Give children every opportunity and facility to develop their innate divine talents. Arouse the latent goodness in their tiny hearts through stories of saints and sages. Without fear, make them brave to practice righteousness.

Tunjukkanlah rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua-mu. Rawatlah mereka dengan penuh hormat dan sayangilah mereka. Pada peringatan meninggalnya mereka, kenanglah mereka dan bayarlah pengorbanan mereka setidaknya dengan air mata. Lakukanlah dengan keyakinan (Shraddha), maka itu disebut Shraardha (upacara keagamaan untuk orang yang sudah meninggal). Upacara yang engkau persembahkan harus dalam rasa syukur atas kesempatan besar yang telah mereka berikan kepadamu untuk tinggal di dunia ini dengan segala kesempatan yang indah yang nantinya dapat memberikan pembebasan. Dengan cara yang sama, orang tua harus merasa bahwa mereka adalah pelayan yang ditunjuk oleh Tuhan untuk merawat jiwa kecil yang lahir di rumah tangga mereka, dapat diibaratkan seperti tukang kebun yang merawat tanaman di kebun sang Master. Berikan anak-anak setiap kesempatan dan fasilitas untuk mengembangkan talenta mereka. Bangkitkanlah kebaikan dalam hati kecil mereka melalui cerita-cerita dari orang-orang suci dan orang bijak. Tanpa rasa takut, buatlah mereka berani untuk mempraktikkan kebenaran.


-BABA

No comments:

Post a Comment