Saturday, August 15, 2015

Thought for the Day - 14th August 2015 (Friday)

The happiness that one derives from virtues is far superior to the happiness that we get from the possession of wealth. Unfortunately the educated youth are striving for wealth, physical strength and friendship. But all these have little value without the wealth of character. For men or women, character is the foundation. If one lacks character, one becomes feeble in all other respects. People of those days strove for noble character. They were prepared to give up their very lives for a righteous cause. Women strived to uphold the honor of their husbands. The strength of an individual lies in one’s character, not in the wealth one earns. One should be prepared to face any hardship to lead a virtuous life. The country is in dire straits due to the absence of men and women of character. Materialistic wealth is not what we need today. We need to earn the wealth of virtues.

Kebahagiaan yang seseorang dapatkan dari kebajikan adalah jauh lebih besar daripada kebahagiaan yang kita dapatkan dari kekayaan yang kita miliki. Sangat disayangkan para pemuda yang terpelajar sedang berusaha dengan kuat untuk mendapatkan kekayaan, kekuatan fisik, dan persahabatan. Namun semuanya ini memiliki sedikit nilai tanpa adanya kekayaan karakter. Bagi para pria dan wanita, karakter-lah yang menjadi dasar. Jika seseorang kurang adanya karakter, seseorang menjadi lemah dalam segala hal lainnya. Orang-orang pada zaman dahulu berusaha untuk bisa mendapatkan karakter yang mulia. Mereka dipersiapkan untuk melepaskan kehidupan mereka untuk alasan kebajikan. Para wanita berusaha untuk menjunjung tinggi kehormatan suami mereka. Kekuatan seseorang terletak pada karakternya, dan bukan pada kekayaan yang dihasilkannya. Seseorang seharusnya dipersiapkan untuk menghadapi berbagai jenis kesulitan untuk menuju pada hidup yang luhur. Sebuah bangsa berada dalam keadaan yang menakutkan karena tidak adanya pria dan wanita berkarakter. Kekayaan material bukanlah apa yang kita perlukan saat sekarang. Kita memerlukannya untuk bisa mendapatkan kekayaan kebajikan. (Divine Discourse, 19-Nov-2002)

-BABA

No comments:

Post a Comment