Tuesday, October 13, 2015

Thought for the Day - 13th October 2015 (Tuesday)

People resort to gurus to receive mantras (mystically powerful formulae to be recited by them for their spiritual uplift); others seek medicine men and holy monks to get yantras (esoteric talismans to ward off evil forces); some others learn thanthras (secret rites for attaining superhuman powers) from scholars (pandits). But all of this is wasteful effort. One should accept the body as the thanthra, one's own breath as the mantra and the heart as the yantra. There is no need to seek them outside oneself. When all words emanating from you are sweet, your breath becomes Rig Veda. When you restrict what you listen to and prefer only sweet speech, all that you hear becomes Sama gana (rendition of Sama Veda). When you do only sweet deeds, all that you do is Yajur homa (ritualistic sacrifice). Then you will be performing every day the Veda Purusha Yajna, the yajna which propitiates the noblest and highest Vedic Spirit!


Banyak orang memohon pertolongan kepada Guru untuk menerima mantra (sebuah formula yang sangat ampuh yang dilantunkan di dalam batin untuk meningkatkan spiritual); sedangkan yang lainnya mencari dukun dan pendeta suci untuk bisa mendapatkan Yantra (jimat yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja untuk menangkis kekuatan jahat); beberapa yang lainnya mempelajari thanthra (upacara rahasia untuk mendapatkan kekuatan manusia super) dari para cendekiawan (pandit). Namun semuanya ini adalah usaha yang sia-sia saja. Seseorang selayaknya menerima badan sebagai sebuah thanthra, nafasnya sebagai sebuah mantra, dan hatinya sebagai sebuah yantra. Tidak ada gunanya mencari semuanya itu di luar diri. Ketika semua kata-kata yang keluar darimu adalah manis maka nafasmu menjadi Rig Veda. Ketika engkau membatasi apa yang mesti engkau dengar dan hanya memilih perkataan yang manis saja, maka semua yang engkau dengar menjadi Sama gana (terjemahan dari Sama Veda). Ketika engkau hanya melakukan perbuatan yang baik saja, maka semua yang engkau lakukan adalah Yajur homa (korban suci). Dengan seperti ini maka kemudian engkau akan mengadakan Yajna Weda Purushan setiap harinya, dimana Yajna ini mendamaikan jiwa yang paling mulia dan tertinggi dalam Weda! (Divine Discourse, 2 Oct 1981)

-BABA

No comments:

Post a Comment