Wednesday, January 20, 2016

Thought for the Day - 20th January 2016 (Wednesday)

The path of surrender is like the life of a kitten. Just as the kitten places all its burdens in the mother cat, so too the devotee must place their complete trust on the Lord. The mother cat holds the kitten in its mouth and transports it safely at all times, including very narrow passages. So too, the devotee must place all their burdens on the Lord and surrender fully to His will. Lakshmana is a great exemplar of this path. To serve Rama, Lakshmana renounced all obstacles in his path, like wealth, wife, mother, home, even sleep and food for full fourteen years. He felt that Rama was his all, his happiness and joy, that Rama would grant everything he needed, and his life’s purpose was only to follow Him, serve Him, and surrender his will to Him. If you place all burdens on the Lord and adore Him continuously and consistently, He will certainly provide everything you need.


Jalan berserah diri adalah seperti kehidupan seekor anak kucing. Seperti halnya anak kucing yang menaruh semua beban pada induknya, begitu juga dengan bhakta harus menempatkan seluruh kepercayaannya kepada Tuhan. Induk kucing memegang anaknya di mulutnya dan membawanya dengan aman sepanjang waktu, termasuk melalui lintasan yang sempit. Begitu juga dengan bhakta harus menaruh semua bebannya pada Tuhan dan berserah diri sepenuhnya pada kehendak Tuhan. Lakshmana adalah teladan yang luar biasa dalam jalan ini. Untuk melayani Rama, Lakshmana meninggalkan semua rintangan yang menghalangi jalannya, seperti kekayaan, istri, ibu, rumah, bahkan tidur, dan makan untuk selama 14 tahun. Ia merasa bahwa Rama adalah semua baginya, kebahagiaan dan suka citanya, bahwa Rama akan memberikan segala sesuatu yang dibutuhkannya, dan tujuan hidupnya hanyalah untuk mengikuti, melayani, dan berserah pada kehendak Rama. Jika engkau menaruh semua bebanmu pada Tuhan dan memuja-Nya dengan tanpa henti dan konsisten, Tuhan pastinya menyediakan segala sesuatu yang engkau butuhkan. (Prema Vahini, Ch 51)

-BABA

No comments:

Post a Comment