Friday, February 10, 2017

Thought for the Day - 10th February 2017 (Friday)

The first quality that you have to cultivate is gratitude to the Divine. People are thankful for even small acts of service done to them. Is it not necessary to be grateful to the Divine who has provided us with so many essential benefits through Nature and the five elements? The air you breathe, the water you drink, and the earth on which you walk are all gifts of God. How grateful are you to the Sun, who provides light, which cannot be equalled by all the electric bulbs in the world? Can all the pumpsets in the world provide as much water as is offered in a single downpour of rain? Can all the fans in the world, provide as much breeze as you get when the wind blows? Without being grateful for these Divine gifts, man goes after the trivial and wastes his life. The great sages of yore who adored God in various ways considered devotion as a means of expressing gratitude to Providence.


Kualitas pertama yang harus engkau tingkatkan adalah rasa terima kasih kepada Tuhan. Manusia mengucapkan terima kasih bahkan pada tindakan kecil dari pelayanan yang diberikan kepadanya. Apakah tidak perlu untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuhan yang telah menyediakan kita begitu banyak manfaat penting melalui alam dan juga kelima unsur yang ada? Udara yang engkau hirup, air yang engkau minum, dan bumi tempat engkau jalan, semuanya itu adalah karunia dari Tuhan. Bagaimana engkau bersyukur kepada matahari yang memberikan cahaya yang mana tidak bisa disamakan dengan seluruh bola lampu di dunia ini? Dapatkah semua jaringan pipa di seluruh dunia menyediakan sebanyak air yang ditumpahkan oleh hujan yang lebat? Dapatkan semua kipas di dunia menyediakan sebanyak angin saat engkau mendapatkannya ketika angin berhembus? Tanpa adanya rasa beryukur dengan karunia Tuhan ini, manusia mengejar yang sepele dan menyia-nyiakan hidupnya. Guru suci yang agung zaman dahulu memuja Tuhan dengan berbagai cara dianggap sebagai bhakti untuk cara mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan. (Divine Discourse, 14 Jan, 1989)

-BABA

No comments:

Post a Comment