Wednesday, March 29, 2017

Thought for the Day - 26th March 2017 (Sunday)

Like the kitten calling the mother to where it sits by merely mewing, all that the true devotee needs to do is just yearn for the Lord! A mere mew with the pain of separation will win His heart. The growing crop in the fields thirsts for rain. It sees the heavy rain clouds sail across the sky, but it cannot rise up to that altitude, nor can it bring the clouds down to the ground. Humanity too sizzles in the hot sun, the unbearable heat of ego and greed. It needs the rain of grace; it knows only then it can flourish in peace and joy. Just as the clouds form droplets and fall upon the fields that they choose to foster, the Formless Absolute individualises Itself, assumes form, and comes down in the midst of humanity to save and sustain. That is the secret of God (Madhava) coming down as man (manava). Once the rains come, the sun has its uses! So too, when the grace of the Lord is gained, ego and greed can be put to profit by being made to flow into useful channels.


Seperti halnya anak kucing yang memanggil induknya untuk duduk di pangkuannya adalah hanya dengan mengeong, semua yang perlu dilakukan oleh bhakta sejati adalah hanya kerinduan pada Tuhan. Hanya dengan mengeong dengan rasa sedih dari keterpisahan akan dapat memenangkan hati Tuhan. Benih yang tumbuh di ladang haus akan air hujan. Benih tersebut melihat awan gelap yang membawa hujan lebat lewat di atas langit, namun benih tersebut tidak bisa menggapai pada ketinggian awan itu, dan juga tidak bisa membawa turun awan hitam ke bawah. Umat Manusia juga mengeluh kepanasan di bawah teriknya matahari, panas terik dari ego dan ketamakan yang tidak tertahankan. Manusia memerlukan curahan hujan karunia, baru setelah itu manusia dapat tumbuh dalam kedamaian dan suka cita. Seperti halnya awan yang mengambil wujud tetes-tetes air hujan pada ladang yang mereka pilih untuk dikembangkan, Pribadi yang bersifat mutlak yang tanpa wujud mengambil wujud dan turun diantara manusia untuk menyelamatkan dan menopang manusia. Itu adalah rahasia dari Tuhan (Madhava) yang turun sebagai manusia (manava). Ketika hujan itu sudah turun, matahari memiliki kegunaannya. Begitu juga, ketika karunia Tuhan didapatkan, ego dan ketamakan dapat menjadi keuntungan dengan mengarahkannya pada saluran yang berguna. (Divine Discourse, Jan 25, 1963)

-BABA

No comments:

Post a Comment