Monday, May 1, 2017

Thought for the Day - 30th April 2017 (Sunday)

Embodiments of Love! Human life is precious, noble and virtuous. It is a pity human beings do not realise this or forget it often. The whole purpose and goal of human life is to know one's true nature. Forgetting one's true nature, you are caught up in worldly concerns and plunged in misery. The ancient sages have indicated the path to be pursued for the redemption of mankind. They commended nine forms of worship (Nava-Vidha Bhakti), any one of which could confer bliss and redeem any individual's life. To experience the proximity of the Divine the easiest path is Namasmarana, remembering constantly the name of the Lord. Sage Veda Vyasa declared that in this Kali Yuga there is nothing greater than chanting the name of Hari for realising God. It is the easiest path for one and all, be it the scholar or illiterate, the rich or the poor.


Perwujudan kasih! Kehidupan manusia adalah yang paling berharga, mulia dan luhur. Adalah sangat kasihan dimana manusia tidak menyadari hal ini atau sering melupakannya. Tujuan keseluruhan dari hidup manusia adalah untuk mengetahui kenyataan dirinya yang sejati. Dengan melupakan sifat sejati sebagai manusia, engkau terperangkap dalam urusan duniawi dan jatuh dalam penderitaan. Para guru suci jaman dahulu telah menunjukkan jalan untuk ditempuh untuk menyalamtkan umat manusia. Mereka menganjurkan sembilan jenis pemujaan (Nava-Vidha Bhakti), yang mana saja dari sembilan itu dapat memberikan kebahagiaan dan menyelamatkan hidup seseorang. Untuk mengalami kedekatan dengan Tuhan maka jalan yang paling gampang adalah dengan Namasmarana yaitu mengingat secara terus menerus nama Tuhan. Guru suci Veda Vyasa menyatakan bahwa di jalam kali ini tidak ada yang lebih hebat daripada melantunkan nama Hari untuk menyadari Tuhan. Ini adalah jalan yang paling gampang bagi semuanya, apakah itu sarjana atau yang buta huruf, yang kaya atau miskin. (Divine Discourse, Oct 3, 1996)

-BABA

No comments:

Post a Comment