Tuesday, November 7, 2017

Thought for the Day - 4th November 2017 (Saturday)

The root-cause of all troubles is the uncontrolled and ill-directed mind. Like the river Godavari in floods, the mind rolls along, causing slips and slides and devastating vast areas on both banks. Discrimination and non-attachment are the two banks that tame the mad energy of the flood (your mind) and lead the raging waters into the sea (Divinity), which is really the destination they seek. None of you should make any attempt to run away from the duties of your station and status. Instead, remember to do those duties as worship, as offerings of your intelligence, skill, qualities, and thoughts and feelings to the feet of the Lord in a spirit of thankfulness for the chance given, without any trace of egoism or a sense of attachment to the fruits of the actions. Obligatory actions must be carried out, wherever you are, with care and sincerity. When you do so, they bestow upon you with the much-needed discrimination and non-attachment.
Akar penyebab dari semua masalah adalah pikiran yang tidak terkendali dan salah arah. Sama halnya dengan sungai Godavari yang meluap, pikiran bergerak terus, menyebabkan tergelincir dan menghancurkan daerah yang begitu luas pada kedua tepian sungai. Diskriminasi (kemampuan membedakan) dan tanpa keterikatan adalah dua tepi yang menjinakkan energi liar dari luapan sungai (pikiranmu) dan mengarahkan air yang mengamuk menuju lautan (Tuhan), yang mana merupakan tujuan yang sebenarnya dicari oleh aliran air itu. Tidak ada seorang pun darimu yang bisa untuk berusaha lari dari kewajiban dari tempat dan keadaanmu. Sebaliknya, ingatlah untuk mengerjakan kewajiban itu sebagai ibadah, sebagai persembahan dari kecerdasanmu, keahlian, kualitas dan pikiran, dan perasaan di kaki Padma Tuhan dalam semangat akan bersyukur atas kesempatan yang diberikan, tanpa sedikitpun ada jejak egoisme atau perasaan akan keterikatan pada hasil dari perbuatan itu. Tindakan wajib harus dilakukan, dimanapun engkau berada, dengan kepedulian dan ketulusan. Ketika engkau melakukannya, kewajiban itu akan memberkatimu dengan kemampuan membedakan dan tanpa keterikatan yang sangat diperlukan. (Divine Discourse, Apr 23, 1961)

-BABA

No comments:

Post a Comment