Friday, September 7, 2018

Thought for the Day - 3rd September 2018 (Monday)

Embodiments of Love! Where the mind is active, all the three worlds exist! Where there is no mind, nothing exists there. Mind is the main cause of your suffering and misery. To control the mind, you must keep your desires under check. Nature sets an ideal to the entire humanity to imbibe the spirit of sacrifice and lead a spiritual life. Our scriptures teach that the world is temporary and full of misery, so contemplate on God (Anityam Asukham Lokam Imam Prapya Bhajasva Mam). Ask yourself, despite knowing these truths, why are you not able to cultivate the spirit of sacrifice? Despite knowing the truth that the body is temporary, why are you still bound by desires? Since there is no end to desires, you are being subjected to endless misery. To get rid of your misery, you must follow the ideals of Nature. Nature is the best preacher. It exhorts you to cultivate love, compassion and spirit of sacrifice.


Perwujudan kasih! Dimana pikiran aktif maka disana seluruh ketiga dunia ada! Dimana tidak ada pikiran maka tidak ada apapun disana. Pikiran adalah penyebab utama dari penderitaan dan kesulitanmu. Untuk mengendalikan pikiran maka keinginanmu harus selalu terkendali. Alam memberikan sebuah idealisme kepada seluruh umat manusia untuk meneguk semangat pengorbanan dan mengarah pada kehidupan spiritual. Naskah suci kita mengajarkan bahwa dunia adalah bersifat sementara dan penuh dengan penderitaan, jadi pusatkan pikiran pada Tuhan (Anityam Asukham Lokam Imam Prapya Bhajasva Mam). Tanyakan pada dirimu sendiri, meskipun mengetahui kebenaran ini, mengapa engkau tidak mampu meningkatkan semangat pengorbanan? Meskipun mengetahui kebenaran bahwa tubuh adalah sementara, mengapa engkau masih terikat dengan keinginan? Karena tidak ada akhir dari keinginan, engkau dikenakan dengan penderitaan tanpa akhir. Untuk melepaskan penderitaanmu, engkau harus mengikuti idealisme dari alam. Alam adalah guru yang terbaik. Alam mendesakmu untuk meningkatkan kasih, welas asih dan semangat pengorbanan. (Divine Discourse, Aug 25, 1999)

-BABA

No comments:

Post a Comment