Thursday, September 12, 2019

Thought for the Day - 10th September 2019 (Tuesday)

The story of Krishna and the gopis (cowherd-girls) has a deep inner meaning. Brindavan is not a specific place on the map; it is the Universe Itself. Every heart is filled with the longing for the Lord, and the flute is the call of the Lord. In the sport called Rasakrida where Lord Krishna is described as dancing with the gopis in the moonlight, every maid had a Krishna holding her hand in the dance. This is the symbol of the yearning and the travail borne by those who aim at reaching His presence. The Lord manifests such Grace that each one of you has the Lord all for yourself; you need not be sad that you won't have Him, when others get Him; nor need you be proud that you have Him and no one else can have Him at the same time! The Lord is installed in the altar of your heart. 


Kisah dari Sri Krishna dan para Gopi (gadis pengembala sapi) memiliki sebuah makna yang mendalam. Brindavan bukanlah sebuah tempat yang khusus yang ada di dalam peta; ini adalah alam semesta itu sendiri. Setiap hati diliputi dengan kerinduan pada Sri Krishna dan seruling adalah panggilan dari Tuhan. Dalam permainan Krishna disebut dengan Rasakrida dimana Sri Krishna dijelaskan sedang menari dengan para Gopi di bawah sinar rembulan, setiap Gopi mendapatkan Sri Krishna sedang memegang tangan mereka dalam tarian. Ini adalah simbol dari kerinduan dan usaha keras dari mereka yang tujuannya adalah untuk mendapatkan kehadiran Tuhan. Tuhan memberkati dengan karunia yang seperti itu dimana setiap orang darimu memiliki Tuhan sepenuhnya untuk dirimu; engkau tidak perlu untuk bersedih bahwa engkau tidak bisa mendapatkan Tuhan, ketika yang lain bisa mendapatkan Tuhan; dan tidak perlu juga untuk menjadi sombong bahwa engkau memiliki Tuhan dan tiada orang lain yang mendapatkan-Nya di saat bersamaan! Tuhan bersemayam di dalam altar hatimu. (Divine Discourse, Nov 23, 1968)

-BABA

No comments:

Post a Comment