Monday, May 25, 2020

Thought for the Day - 25th May 2020 (Monday)

Your nature is revealed by your acts, gestures, looks, speech, food habits, dress and gait. Therefore pay attention to ensure that your speech, movements, thoughts, behaviour are all right — full of love, pure (satwic), and devoid of wildness and waywardness. Eating food is a holy ritual (yajna). It should not be performed during moments of anxiety or emotional tension. Food must be considered as medicine for the illness of hunger and as the sustenance of life. You must develop the humility to believe that you have much good to learn from others. Your enthusiasm, your strong ambition, your resolution, your capacity to work, your store of knowledge, your wisdom — these have to be related to all others and not utilised for you alone. Your heart should take all others in. Your thoughts too should be patterned on broad lines. Treat each trouble you encounter as a fortunate opportunity to develop your strength of mind and to toughen you with greater strength. 


Sifat atau karaktermu terungkap oleh kelakuanmu, gerak-gerik, pandangan, pembicaraan, kebiasaan makan, pakaian, dan gaya berjalanmu. Maka dari itu berikan perhatian untuk memastikan bahwa perkataan, pergerakan, pikiran, tingkah lakumu semuanya adalah benar yaitu penuh dengan kasih, kesucian (satwik), dan menghindari kebuasan dan ketidakpatuhan. Menikmati makanan adalah sebuah ritual yang suci (yajna). Hal ini seharusnya tidak dilakukan pada saat perasaan cemas atau tegang dan penuh emosi. Makanan harus dianggap sebagai obat bagi penyakit rasa lapar dan sebagai penopang hidup. Engkau harus mengembangkan kerendahan hati untuk yakin bahwa engkau telah belajar banyak hal-hal baik dari yang lainnya. Semangatmu, ambisimu yang kuat, kebulatan tekadmu, kapasitasmu bekerja, pengetahuan, dan kebijaksanaanmu – semuanya ini harus digunakan untuk semua orang dan tidak hanya untuk dirimu sendiri saja. Engkau harus merangkul semuanya di dalam hatimu. Pikiranmu juga harus bersifat luas. Perlakukan setiap masalah yang engkau hadapi sebagai sebuah kesempatan yang baik untuk mengembangkan kekuatan pikiranmu dan menguatkanmu dengan kekuatan yang lebih besar. (Vidya Vahini, Ch 8)

-BABA

No comments:

Post a Comment