Sunday, April 12, 2026

Thought for the Day - 12th April 2026 (Sunday)



The body has to be maintained in good condition, for it is only when embodied in this human container that man can realise God. The body is either strong or weak, an efficient instrument or an inefficient one, according to the food, recreations, and habits of one’s parents. Since the elders do not pay attention to these, the health of the children suffers; we have hospitals, dispensaries, and clinics in every street now, because disease has its hold on every family, in every home. Even little children wear glasses; young people dye their hair, and many wear dentures. The reason is, the atmosphere in the modern home is filled with artificiality, anxiety, envy, discontent, empty boasting, vain pomp, extravagance, falsehood and hypocrisy. How can anyone growing up in this corrosive atmosphere be free from illness? If the home is filled with the clean fragrance of contentment and peace, all its occupants will be happy and healthy. The elders have, therefore, a great responsibility towards the generation that is coming up.


Divine Discourse, Oct 05, 1967

Why should we maintain the body (deha) in good health? It is for the sake of realising the Dehi (Indweller Self). 


Tubuh harus dirawat dalam kondisi yang baik, karena hanya melalui tubuh manusia inilah seseorang dapat menyadari Tuhan. Tubuh dapat menjadi kuat atau lemah, menjadi alat yang efektif atau tidak efektif, tergantung pada makanan, rekreasi, dan kebiasaan orang tuanya. Karena para orang tua dan orang yang lebih tua sering tidak memberi perhatian pada hal-hal ini, kesehatan anak-anak pun menjadi terganggu. Itulah sebabnya sekarang kita melihat rumah sakit, klinik, dan apotek hampir di setiap jalan, karena penyakit telah menjangkiti hampir setiap keluarga dan rumah. Bahkan anak-anak kecil sudah memakai kacamata; kaum muda mewarnai rambut mereka, dan banyak yang sudah menggunakan gigi palsu. Penyebabnya adalah karena suasana rumah modern sering dipenuhi oleh kepalsuan, kecemasan, iri hati, ketidakpuasan, kesombongan kosong, kemewahan yang sia-sia, pemborosan, kebohongan, dan kemunafikan. Bagaimana mungkin seseorang yang tumbuh dalam suasana yang merusak seperti itu dapat bebas dari penyakit? Sebaliknya, jika rumah dipenuhi oleh keharuman kebersihan batin berupa rasa cukup dan kedamaian, maka semua penghuninya akan hidup bahagia dan sehat. Karena itu, para orang tua dan orang-orang yang lebih tua memiliki tanggung jawab besar terhadap generasi yang sedang tumbuh.


Wacana Swami, 5 Oktober 1967

Mengapa kita harus menjaga tubuh (deha) tetap sehat? Itu demi merealisasikan Dehi (Atma penghuni di dalam tubuh).

No comments:

Post a Comment