Monday, March 23, 2009

Thought for the Day - 23rd March 2009 (Monday)


Service to God has been described as Bhakti (devotion). The heart of the devotee overflows with love for the Lord through constant remembrance and recitation of His name. Out of this stream of love, devotion emerges. One who is nourished by the nectar of Bhakti will not desire anything. To be unaffected by joy or sorrow, gain or loss, praise or blame, to remain steadfast and unwavering in faith is the hallmark of true devotion. Affection, attachment, desire are natural to man. However, when these qualities are directed towards God and when one is continuously engaged in good deeds, these qualities acquire purity and sacredness. Then one becomes not just a great soul but God Himself.

Pelayanan kepada Tuhan digambarkan sebagai Bhakti. Hati para Bhakta (pemuja) dipenuhi dengan kasih kepada Tuhan melalui pengingatan dan pengulangan nama-Nya secara terus-menerus. Karena pancaran kasih, maka muncullah bhakti. Orang yang dipelihara oleh madu dari Bhakti tidak akan menginginkan sesuatu. Sifat dari bhakti yang sejati, tidak terpengaruh dengan kesenangan atau kesedihan, keuntungan atau kerugian, pujian atau celaan, tetap sabar dan teguh dalam iman. Kasih sayang, keterikatan, keinginan adalah sifat alami manusia. Jikalau sifat ini diarahkan secara terus-menerus kepada Tuhan, dilibatkan dalam perbuatan baik, diperoleh kemurnian dan kesucian. Maka seseorang tidak hanya menjadi orang yang berjiwa besar, tetapi menjadi Tuhan itu sendiri.


-BABA

No comments:

Post a Comment