Saturday, January 7, 2012

Thought for the Day - 7th January 2012 (Saturday)

What greater misfortune can there be than to cavil at others' faults and to be blind to one's own; to jeer at others' looks, not noticing one's own ugliness? To have such qualities from birth - can there be a greater sin than this? Is this culture? Embodiments of love! The observance of morality in daily life, the divinisation of all actions and thoughts, and adherence to ideals - all these together constitute culture. Students today do not make the requisite efforts to understand the sacredness and value of this culture. Samskrit, Samskriti, Samskara are all terms which have been derived from the roots, Sam and Krit. Bharatiya Samskriti (Indian culture) is a composite of purity, divinity, sublimity and beauty; not of narrow-minded ideas and ideals. "Lokaa samasthaas-sukhino bhavanthu!" (May all beings everywhere be happy) is the benedictory motto of our sacred culture.

Apakah ada malapetaka yang lebih besar daripada mencela orang lain 'menyalahkan dan membutakan diri sendiri, untuk mengejek orang lain, tidak memperhatikan keburukan diri sendiri? Dengan memiliki sifat-sifat seperti itu sejak lahir - adakah dosa yang lebih besar dari ini? Inikah budaya kita? Perwujudan kasih! Ketaatan terhadap moralitas dalam kehidupan sehari-hari, divinisation dari semua tindakan dan pikiran, dan kepatuhan pada ideal - semua ini bersama-sama membentuk budaya. Saat ini, para siswa tidak membuat upaya yang diperlukan untuk memahami kesucian dan nilai budaya ini. Samskrit, Samskriti, Samskara adalah istilah yang telah diturunkan dari akarnya, Sam dan Krit. Samskriti Bharatiya (budaya India) adalah gabungan dari kemurnian, keilahian, kemuliaan, dan keindahan, bukan berpikiran sempit pada ide/ gagasan dan ideal. "Lokaa samasthaas-sukhino bhavanthu!" (Semoga semua makhluk berbahagia) adalah semboyan mengucapkan syukur dari budaya kita yang suci.
-BABA

No comments:

Post a Comment