Monday, July 7, 2014

Thought for the Day - 7th July 2014 (Monday)

The scriptures declare that body is the temple and God is installed therein. Hence, consider your body as a vessel for cooking food, given on loan for hosting the festival of life. Can we return it to God, the Owner, in a worse condition? Should we not scrub it clean and return it bright and free from rust and dust? When the festival of life began, we received a pure, fresh and bright body from Him, innocent of evil. We have now inflicted dents, leaks and other signs of damage, through lust, greed, hatred, anger and envy. Do not return His property in poor condition. You must return it to Him, as pure as He gave it, to be most worthy of His Grace. Remember the purpose of your birth; and leverage your full potential and capability to achieve it. Wear the garland of devotion around your neck and saturate your thought, word and deed with Divine Love.

Kitab suci menyatakan bahwa badan jasmani adalah tempat suci dan Tuhan terinstal di dalamnya. Oleh karena itu, anggaplah badan jasmanimu sebagai wadah untuk memasak makanan, dipinjamkan sebagai tuan rumah festival kehidupan. Bisakah kita mengembalikannya pada Tuhan, Sang Pemilik, dalam kondisi yang lebih buruk? Tidak-kah seharusnya kita menggosok badan jasmani dengan bersih dan mengembalikannya dalam kondisi yang cemerlang dan bebas dari karat dan debu? Ketika festival kehidupan dimulai, kita menerima badan jasmani dalam keadaan murni, segar, dan cerah dari-Nya, serta tidak berdosa. Sekarang kita telah mengakibatkannya menjadi penyok, bocor dan tanda-tanda lain dari kerusakan, melalui nafsu, keserakahan, kebencian, kemarahan, dan iri hati. Janganlah mengembalikan properti-Nya dalam kondisi yang buruk. Engkau harus mengembalikannya kepada-Nya, semurni ketika Beliau memberikannya, agar layak mendapatkan berkat-Nya. Ingatlah tujuan kelahiranmu; dan memanfaatkan sepenuhnya potensi dan kemampuanmu untuk mencapainya. Engkau hendaknya mengenakan garland (karangan bunga) pengabdian di lehermu dan memenuhi pikiran, perkataan, dan perbuatanmu dengan Cinta-kasih Tuhan. (Divine Discourse, 22 Jan 1982)

-BABA

No comments:

Post a Comment