Tuesday, January 13, 2015

Thought for the Day - 13th January 2015 (Tuesday)

Everyone appreciated the wonderful way in which Parikshith sought the lap of the Lord and praised the steady faith he already attained. Yudhishtira was puzzled at the child’s act and requested Vyasa, the great sage, to explain. Vyasa said, “Yudhishtira! When this child was in the womb, the deadly arrow that Aswathama aimed at it to destroy it was about to hit its target. Lord Krishna entered the foetal home and saved it from destruction. This child has been eager to know who had saved him from within the womb. He started examining everyone to find out whether anyone had the same effulgence that he saw while a foetus in the womb. Today, when he saw that divine form with all its splendour, he went straight towards Him and prayed to be seated on His lap. The Lord too, immediately yielded to his prayer.” Yudhishtira then shed tears of joy and thankfulness to the limitless grace of the Lord.

Semua orang menghargai cara yang indah di mana Parikshith mencari pangkuan Tuhan dan memuji keyakinan yang mantap yang ia sudah capai. Yudhishtira bingung pada tindakan sang anak dan meminta Guru Vyasa, untuk menjelaskannya. Vyasa mengatakan, "Yudhishtira! Ketika anak ini berada dalam kandungan, panah mematikan Aswathama bertujuan untuk membunuh janin itu, dan ketika akan mencapai target, Sri Krishna memasuki kandungan itu dan menyelamatkannya. Anak ini ingin mengetahui siapa yang telah menyelamatkannya dari dalam rahim. Dia mulai memeriksa setiap orang untuk mengetahui apakah ada yang memiliki cahaya yang sama yang ia lihat ketika masih berada dalam kandungan. Hari ini, ketika ia melihat wujud Tuhan dengan segala kemegahannya, ia langsung menuju kepada-Nya dan memohon untuk duduk di pangkuan-Nya. Tuhan juga, segera menyerah pada doa sang anak. "Yudhishtira kemudian meneteskan air mata sukacita dan rasa syukur atas berkat tak terbatas Tuhan. (Bhagavatha Vahini, Ch 3)

-BABA

No comments:

Post a Comment