Sunday, October 23, 2016

Thought for the Day - 21st October 2016 (Friday)

Human being is not just a creature with hands and feet, eyes and ears, head and trunk; you are much more than a total of all these organs and parts. The parts in fact are only crude images from the mould. You must then be ground, scraped, polished, perfected and softened through the intellect. Then you will become the ideal candidate for Divinity, which is your real destiny. The impulses will be rendered pure and your intentions will be raised to a higher and nobler level, only if you choose to dedicate all your deeds, words and thoughts to the Lord. To accomplish this, faith in the one Supreme Intelligence, which conceived, conserves and consumes this Universe is essential. The next is to be convinced of your own helplessness and distress at your own grief. Then you will easily achieve surrender to that Supreme Intelligence. Therefore cultivate faith and surrender. Grace will then naturally flow through you into every act of yours!

Manusia tidak hanya ciptaan dengan tangan dan kaki, mata dan telinga, kepala dan tubuh; engkau adalah jauh lebih dari seluruh dari bagian organ-organ ini. Bagian-bagian ini sejatinya hanyalah gambaran yang paling sederhana yang muncul dari pertiwi. Engkau kemudian harus diasah, digesek, dipoles, disempurnakan dan dilembutkan melalui intelek. Kemudian engkau akan menjadi calon yang ideal untuk keillahian, yang mana merupakan takdirmu yang sejati. Dorongan hati akan dibuat menjadi murni dan niatmu akan dingkat pada tingkat lebih luhur hanya jika engkau memutuskan untuk mendedikasikan semua perbuatan, perkataan, dan pikiranmu kepada Tuhan. Untuk mencapai hal ini, keyakinan pada kecerdasan yang tertinggi yang mana menciptakan, menjaga dan melebur alam semesta ini adalah bersifat mendasar. Selanjutnya adalah untuk diyakinkan akan ketidakberdayaan dan kesulitanmu pada duka citamu sendiri. Kemudian engkau akan dengan mudah mencapai rasa berserah diri pada kecerdasan yang tertinggi itu. Maka dari itu tingkatkanlah keyakinan dan berserah diri. Rahmat kemudian secara alami akan mengalir melaluimu dalam setiap perbuatanmu! [Divine Discourse, Mar 17, 1966]

-BABA

No comments:

Post a Comment