Monday, May 8, 2017

Thought for the Day - 8th May 2017 (Monday)

You should realise that for every action there is a consequence. The results of each action depend on the nature of the action, just as the nature of the tree depends on the seed which is sowed. The consequences of one’s actions are inescapable and it is for this reason that the Emperor Manu laid down that all should observe righteousness (Dharma). The consequences of actions may appear sooner or later but they are bound to occur. When you constantly think of God and perform all actions with divine feelings, you will experience the full blossoming of the human qualities. You cannot avoid actions. You must transform work into worship. You have to perform work in this spirit. You cannot substitute prayer for work. You have to combine both work and worship. Hence from now on, consider your every action as dedicated to God.


Engkau harus menyadari bahwa untuk setiap perbuatan maka akan ada konsekuensinya. Hasil dari setiap perbuatan tergantung dari  sifat dasar dari perbuatannya, seperti halnya sifat dasar dari pohon tergantung dari benih yang di tabur. Konsekuensi dari perbuatan seseorang adalah tidak dapat dielakkan dan karena alasan ini Maharaja Manu menentukan bahwa semuanya harus menjalani kebajikan (Dharma). Konsekuensi dari perbuatan bisa muncul cepat atau lambat namun pasti akan terjadi. Ketika engkau secara terus menerus memikirkan Tuhan dan menjalankan semua perbuatan dengan perasaan kasih Tuhan maka engkau akan mengalami sepenuhnya mekarnya sifat-sifat kemanusiaan. Engkau tidak bisa menghindari perbuatan. Engkau harus melakukan kerja dalam semangat ini. Engkau tidak bisa mengganti doa untuk kerja. Engkau harus menggabungkan keduanya baik doa dan kerja dan juga ibadah. Oleh karena itu dari saat sekarang, pastikan setiap perbuatanmu didedikasikan kepada Tuhan. (Divine Discourse, Aug 31, 1992)

-BABA

No comments:

Post a Comment