Saturday, April 7, 2018

Thought for the Day - 7th April 2018 (Saturday)

You have to give up your pursuit of sensory objects if you seek lasting peace and joy. Material wealth brings along with it not only joy but grief as well. Accumulation of riches and multiplication of wants only lead to alternation between joy and grief. Attachment is the root of both joy and grief; detachment is the saviour. Attachment (ashakti) is death (maraka). Non-attachment (anashakti) is liberating (taraka). A millionaire pays income tax with tears in his eyes, while a headmaster joyfully gives up the furniture and laboratory appliances of his school when he is transferred to some other place. Why? The headmaster knows that he is only the caretaker, not the owner. He is not attached to these articles; he knows that they belong to the government. So, too, feel that your family, house, property, car, etc. are all the Lord's property and you are just a trustee; be unattached and be ready to give them up without any murmur, at a moment's notice!


Engkau harus melepaskan pengejaranmu pada objek-objek yang berhubungan dengan indera jika engkau mencari kedamaian dan suka cita yang kekal. Kekayaan material tidak hanya membawa suka cita namun juga duka cita. Pengumpulan kekayaan dan bertambahnya keinginan hanya menuntun pada pergonta-gantian diantara suka dan duka cita. Keterikatan adalah akar dari keduanya yaitu suka dan duka cita; tanpa keterikatan adalah sebagai juru selamat. Keterikatan (ashakti) adalah kematian (maraka). Tanpa keterikatan (anashakti) adalah kebebasan (taraka). Seorang yang milioner membayar pajak penghasilan dengan meneteskan air mata, sedangkan seorang kepala sekolah dengan penuh suka cita melepaskan peralatan dan perlengkapan laboratorium dari sekolahnya ketika dia dipindahkan ke tempat yang lain. Mengapa? Kepala sekolah mengetahui bahwa dia hanya sebagai pengurus saja, dan bukan pemilik. Dia tidak terikat pada benda-benda itu; dia mengetahui bahwa semuanya itu adalah milik pemerintah. Begitu juga, rasakan bahwa keluarga, rumah, properti, mobilmu, dan sebagainya, semuanya adalah milik Tuhan dan engkau hanya yang dipercayakan; jadilah tidak terikat dan siap untuk melepaskan semuanya itu tanpa adanya suara keluhan pada saat pemberitahuan datang! (Divine Discourse, Aug 19, 1964)

-BABA

No comments:

Post a Comment