Wednesday, May 15, 2019

Thought for the Day - 12th May 2019 (Sunday)

The gold from which an anklet was made can become the gold for a crown on the head of a deity in the temple, but it has to be melted in the crucible and beaten into shape. All of you have heard that Krishna is Murali-Madhava (the God with the flute). And what exactly is the flute? You must be the flute. Let the breath of Krishna pass through you, making delightful music that melts hearts. Surrender yourself to Him; become hollow, inclination-less, egoless and desireless. Then, He Himself will come and pick you up caressingly and place you, the flute, to His lips and blow His sweet breath through you. Allow Him to play whatever song He likes. Let your mind dwell ever on Krishna. Sanctify every word and deed by filling it with love of Krishna or whatever name and form you give to the Lord you love.


Emas dari mana gelang kaki dibuat dapat menjadi emas untuk sebuah mahkota di kepala Dewa di kuil, tetapi itu harus dilebur dalam wadah dan dipukuli menjadi suatu bentuk. Kalian semua telah mendengar bahwa Sri Krishna adalah Murali-Madhava (Dewa dengan seruling). Dan apa sebenarnya makna seruling? Engkau harus menjadi seruling. Biarlah nafas Sri Krishna melewatimu, membuat musik yang menyenangkan yang melelehkan hati. Pasrahkan dirimu kepada-Nya; menjadi hampa, tanpa ego, dan tanpa keinginan. Kemudian, Dia sendirilah yang akan datang dan menjemputmu dan menempatkanmu, seruling tersebut, ke bibir-Nya dan meniupkan napas-Nya yang manis melalui engkau. Izinkan Beliau memainkan lagu apa pun yang Beliau suka. Biarkan pikiranmu memikirkan Sri Krishna. Sucikan setiap kata dan perbuatan dengan mengisinya dengan cinta-kasih Sri Krishna atau nama dan bentuk apa pun yang engkau berikan kepada Tuhan yang engkau kasihi. (Divine Discourse, Sep 06, 1963)

-BABA

No comments:

Post a Comment