Thursday, March 12, 2020

Thought for the Day - 12th March 2020 (Thursday)

Devotion is not wearing an ochre cloth or organising festivals or performing ritual sacrifices or shaving the hair or carrying water pot or rod or matting the hair, etc. The Lord will never judge you at any time on the basis of the religion or caste you belong or the precepts you traditionally follow. The real characteristics of true devotion are: (1) Having a pure mind (anthah-karana) (2) Uninterrupted contemplation on God, whatever be your profession in daily living (3) The feeling that everything is the Lord’s creation and therefore One (4) Acceptance of all with equal love (5) Non-attachment to sense objects, and (6) Practicing true speech. Whoever you are, in whatever condition you may be, if you do not give room for dispiritedness, if you have no fear at all, and if you remember the Lord with unshaken faith and without any ulterior motive, all your suffering and sorrow will surely fall away! 


Bhakti bukan pada memakai jubah atau mengadakan perayaan suci atau melaksanakan upacara ritual korban suci atau mencukur rambut atau membawa air dalam pot atau tongkat atau menganyam rambut, dsb. Kapan saja Tuhan tidak akan pernah menilai diri berdasarkan pada agama atau dari golongan kasta apa engkau berasal atau ajaran yang secara tradisional engkau ikuti. Karakteristik yang sesungguhnya bhakti yang sejati adalah: (1) Memiliki pikiran yang suci (anthah-karana) (2) Perenungan pada Tuhan yang tidak terputus, apapun profesi yang engkau lakoni dalam kehidupan sehari-hari (3) Perasaan bahwa segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan dan karenanya adalah Satu (4) Penerimaan semuanya dengan kasih yang sama (5) Tanpa keterikatan pada objek-objek indera, dan (6) Menjalankan perkataan yang benar. Siapapun dirimu, dalam keadaan apapun dirimu, jika engkau tidak memberikan ruang untuk kecewa, jika engkau sama sekali tidak merasa takut, dan jika engkau ingat Tuhan dengan keyakinan yang tidak tergoyahkan serta tanpa niat yang tersembunyi, semua penderitaan dan kepedihan yang engkau alami pastinya akan lenyap! (Prema Vahini, Ch 61)

-BABA

No comments:

Post a Comment