Thursday, April 29, 2021

Thought for the Day - 2nd April 2021 (Friday)

There are two points of view that struggle for acceptance by you - the Paramarthika and the Vyavaharika - the spiritual and the worldly, the reality-based and the appearance-based. Imagine you see a snake appearing on the road. In reality, it is only a length of rope. But it appears as a snake and you feel a sense of terror. Your terror does not change the rope into a snake! When you apply light from a torch, you discover that the rope was always a rope! The Universe is what appears; the reality is Divinity, Brahman. When the light of wisdom shines, the Truth is revealed! The Universe is enveloped by Divinity; it is its vesture! Jesus knew that God wills all. So even on the cross, when he suffered agony, he bore no ill-will towards any one and he exhorted those with him to treat all as instruments of His Will. "All are one; be alike to everyone." Practise this attitude in your daily lives. 



Ada dua sudut pandang yang bergumul agar dapat diterima olehmu - Paramarthika dan Vyavaharika – spiritual dan duniawi, berlandaskan pada kenyataan dan berlandaskan pada penampilan. Bayangkan engkau melihat seekor ular yang muncul di jalan. Pada kenyataannya, ini hanyalah seutas tali yang panjang. Namun ini kelihatan seperti seekor ular dan engkau merasa ketakutan. Rasa takutmu itu tidak merubah seutas tali menjadi seekor ular! Ketika engkau meneranginya dengan cahaya, engkau mendapatkan bahwa tali akan selalu seutas tali! Alam semesta apa yang nampak; pada kenyataannya adalah Tuhan atau Brahman. Ketika cahaya kebijaksanaan bersinar maka kebenaran akan terungkap! Alam semesta dibungkus oleh ketuhanan; alam semesta adalah pakaian Tuhan! Jesus mengetahui bahwa Tuhan yang berkehendak pada semuanya. Jadi bahkan ketika di kayu salib, ketika Jesus menderita kesakitan yang mendalam, beliau tidak memiliki kehendak buruk kepada siapapun juga dan beliau menasihati orang-orang yang ada bersamanya untuk memperlakukan semuanya sebagai alat dari kehendak-Nya. "Semuanya adalah satu; bersikaplah sama bagi setiap orang." Praktikkan sikap ini di dalam hidupmu sehari-hari. (Divine Discourse, Dec 24, 1980)

-BABA

 

No comments:

Post a Comment