Friday, April 2, 2021

Thought for the Day - 31st March 2020 (Wednesday)

In a football game, six players on either side go on kicking the ball till it’s sent to the goal. The goal of life consists of two posts: secular and spiritual. You must see that the ball does not go beyond the posts. It should be hit within two posts. You are born as human with the goal that you are not born again. You must live within frames of secular and spiritual pursuits. Then you will attain liberation. Six bad qualities - lust, anger, greed, desire, pride and jealousy - are on one side and the good qualities - truth, right conduct, peace, love, nonviolence, and sacrifice - are on the other side. The game is between these two teams. Another lesson we learn from this game is, football is kicked as long as it's inflated with air (ego). When it’s deflated, you take it in your hands! To lead a fruitful and meaningful life, render service to mankind, which will take you nearer to God. 



Dalam permainan sepakbola, enam pemain di kedua tim terus menendang bola sampai mencapai gawang. Gawang hidup terdiri dari tiang gawang yaitu : duniawi dan spiritual. Engkau harus paham bahwa bola tidak boleh melewati tiang gawang itu. Bola harus masuk ke dalam gawang. Engkau lahir sebagai manusia dengan tujuan bahwa engkau tidak terlahir kembali. Engkau harus hidup di dalam bingkai pengejaran duniawi dan spiritual. Kemudian engkau akan mencapai pembebasan. Enam sifat-sifat buruk yaitu – nafsu, kemarahan, ketamakan, keinginan, kesombongan, dan iri hati adalah sebagai satu tim, sedangkan tim lainnya adalah sifat-sifat baik yaitu – kebenaran, kebajikan, kedamaian, cinta kasih, tanpa kekerasan, dan pengorbanan. Permainan adalah ada diantara kedua tim ini. Hikmah lain yang dapat kita pelajari dari permainan ini, bola yang dapat dipakai adalah bola yang terisi dengan udara (ego). Ketika bola itu kempis, engkau mengambil bola itu! Untuk menjalani hidup yang bermakna dan bernilai, berikan pelayanan kepada umat manusia yang akan membawamu semakin dekat kepada Tuhan. (Divine Discourse, Apr 18, 1998)

-BABA

 

No comments:

Post a Comment