Wednesday, May 12, 2021

Thought for the Day - 25th April (Sunday)

Talk lovingly and sweetly without hurting anyone. Do not cast angry looks. We should express our love while talking. Love is a supreme power. Therefore, call everybody with love, saying, “Come, brother, come.” Ask him about his difficulties, “Do you have financial or health problem?” After understanding his problems thoroughly, provide necessary help to him. There are some who lead a lonely life as they are without a father, mother, relatives or friends. We should offer brotherly affection to them. We should encourage them by saying, “I am like your brother,” and talk to them lovingly, saying, “Oh dear one, you have no elder or younger sister? I am your elder sister; I am your younger sister.” Speaking to them in this intimate way, we should give them courage and succour. You are all the children of one mother, verily. That mother is God. Follow the maxim: Brotherhood of Man and Fatherhood of God. 



Berbicaralah dengan kasih dan lembut tanpa menyakiti siapapun juga. Jangan memperlihatkan ekspresi marah. Kita seharusnya mengungkapkan kasih sayang kita pada saat sedang berbicara. Cinta kasih adalah kekuatan yang tertinggi. Maka dari itu, panggil setiap orang dengan kasih sambil berkata, “mari saudaraku, silahkan.” Tanyakan dia tentang kesulitannya, “Apakah anda memiliki masalah keuangan atau kesehatan?” setelah memahami masalahnya secara menyeluruh, berikan pertolongan yang diperlukan kepadanya. Ada beberapa orang yang menjalani hidup kesepian tanpa ayah, ibu, kerabat, atau sahabat. Kita harus menawarkan kasih sayang persaudaraan kepada mereka. Kita harus menguatkan mereka dengan berkata, “saya adalah seperti saudaramu,” dan berbicara kepada mereka dengan kasih sambil berkata, “Oh yang terkasih, anda tidak memiliki kakak laki-laki dan juga kakak perempuan? Saya adalah kakak laki-lakimu dan juga kakak perempuanmu.” Berbicaralah kepada mereka dengan cara kasih seperti ini, kita harus memberikan keberanian dan bantuan. Engkau semuanya adalah anak-anak dari satu ibu, sejatinya. Ibu itu adalah Tuhan. Ikutilah ungkapan yang ada yaitu: Persaudaraan manusia dan keyakinan pada Tuhan! (Divine Discourse, Jan 27, 2007)

-BABA

 

No comments:

Post a Comment