Wednesday, February 18, 2026

Thought for the Day - 18th February 2026 (Wednesday)



The very first step in the endeavour to realise Unity (Advaita) is, according to Shankaracharya, Upasana or Worship of the concrete symbol of God, which gives one the experience of the ecstasy of Union. One day, Shankaracharya was meditating on the banks of the River Ganga. Suddenly, he exclaimed, “Lord! I am Yours; but, surely, you are not mine!” His pupil, Totakacharya, was by his side and was astonished at this statement, which, according to him, went against the Advaitic stand. He asked his Guru how he could declare any distinction between I and You! Shankaracharya replied, “The waves belong to the Ocean; but, Ocean does not belong to the wave! The wave is the Ocean, but Ocean is not the wave.” The main point to be attended to is the elimination of ego, the elimination of the identification with the body and its needs, satisfiable through the senses! For you get joy when these needs are fulfilled; grief when they are not, anger when something comes in the way, pride when you win over that opposition! To eliminate ego, strengthen the belief that all objects belong to God, and that you are holding them on trust! This would prevent pride; it’s also the truth! Then, when you lose, you would not grieve. God gave; God took away! 


- Divine Discourse, Feb 20, 1974

Pray to God for God; do not use Truth to achieve Untruth. 


Langkah pertama dalam upaya untuk menyadari kesatuan (Advaita), menurut Shankaracharya, adalah melalui Upasana atau pemujaan terhadap simbol konkret Tuhan yang memberikan seseorang pengalaman kebahagiaan penyatuan. Pada suatu hari, Shankaracharya sedang meditasi di tepi sungai Ganga. Secara tiba-tiba, Shankaracharya berseru, “Tuhan! aku adalah milik-Mu; namun, tentunya Engkau bukan milik-ku!” salah seorang murid Shankaracharya yaitu Totakacharya yang sedang berada di sampingnya dan merasa heran mendengar pernyataan itu, yang mana menurutnya pernyataan itu bertentangan dengan pandangan Advaita. Totakarcharya menanyakan gurunya bagaimana mungkin ada perbedaan diantara aku dan diri-Mu! Shankaracharya menjawab, “Ombak adalah milik lautan; namun, lautan bukanlah milik dari gelombang! Gelombang adalah lautan, namun lautan bukanlah gelombang.” Poin utama yang harus diperhatikan adalah pelenyapan ego, menghilangkan identifikasi diri dengan tubuh fisik dan kebutuhan-kebutuhannya yang dipuaskan melalui indera! Anda merasakan suka cita ketika kebutuhan-kebutuhan tubuh fisik ini terpenuhi; anda merasakan kesedihan ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, anda merasakan kemarahan ketika sesuatu menghalangi kebutuhan tersebut untuk terpenuhi, anda merasakan kesombongan ketika anda berhasil mengatasi halangan tersebut! Untuk melenyapkan ego, perkuatlah keyakinan bahwa semua objek adalah milik Tuhan, dan anda memegangnya sekarang sebagai titipan! Hal ini untuk mencegah kesombongan; hal ini juga adalah kebenaran! Kemudian, ketika anda kehilangan sesuatu maka anda tidak akan menderita. Tuhan yang memberi maka Tuhan juga yang akan mengambilnya kembali! 


- Divine Discourse, Feb 20, 1974

Berdoalah pada Tuhan demi Tuhan sendiri; jangan menggunakan kebenaran untuk mendapatkan ketidakbenaran.

No comments:

Post a Comment