Thursday, May 8, 2008

Thought for the Day - 9th May 2008 (Friday)


The lotus in the heart of man pines for the Sun, the splendour of the Lord. But to attain it is hard. Withdrawal of all affection towards the world alone can win it. God is the nearest and dearest entity, but ignorance hides Him from the eye. The love that God bears man is unequalled; yet, He appears to man as a distant, formidable, unapproachable phenomenon. The stars appear as dots of light, for they are at a great distance from us. So too God appears insignificant or ineffective to many, because they are keeping themselves too far from Him. If some people say there is no God, it only means they are at too great a distance to be aware of Him.

Lotus di dalam hati manusia sangatlah mendambakan cahaya mentari, kecemerlangan Sang Ilahi. Namun untuk mencapainya cukup sulit. Satu-satunya jalan untuk memperoleh-Nya adalah dengan cara meninggalkan kemelekatan terhadap hal-hal yang bersifat duniawi. Tuhan merupakan entitas yang paling dekat dan akrab dengan kita, namun dikarenakan oleh kebodohan (batin), maka kita menjadi buta terhadap eksistensi-Nya. Cinta-kasih Tuhan tiada duanya; namun untuk sebagian orang, Beliau terlihat sebagai fenomena yang jauh dan tak dapat didekati. Gugusan bintang-bintang mungkin hanya terlihat sebagai titik-titik cahaya di angkasa, sebab mereka memang terletak cukup jauh dari kita. Demikianlah, bagi sebagian orang, Tuhan terlihat tidak signifikan dan tidak efektif, oleh sebab orang-orang tersebut memang menjaga jarak dari-Nya. Apabila terdapat sebagian orang yang mengatakan Tuhan itu tidak eksis, maka itu artinya mereka memang berada pada posisi yang terlalu jauh untuk menyadari kehadiran-Nya.
-BABA

No comments:

Post a Comment