Friday, September 16, 2011

Thought for the Day - 16th September 2011 (Friday)

Seeking praise and avoiding blame are impure impulses. The world is a nest of crows; some caw in praise, some caw in derision. But you should be above the reach of praise and blame. Make light of praise. Then only can you be free and enjoy real happiness. Everyone loves his own religion, his own native place and himself; he loves his own methods of worship and forms and ceremonies. This love takes the form of praise of one’s own creed and blame of the other’s faith. Though all this is related to one’s relationship with God, such impulses are and must be classed under impure impulses. Be wary of these in you. Such mean attitudes, saturated with ignorance, have to be removed by repetition of the name and meditation that fill the heart with broad and universal Atmic wisdom. Then the impulses will be transformed and transmuted into holy impulses and will vanish.

Mencari pujian dan menghindari celaan adalah impuls/ dorongan yang tidak murni. Dunia dapat diibaratkan dengan sekumpulan gagak, beberapa menggaok (suara burung gagak) kata-kata pujian, beberapa menggaok (suara burung gagak) kata-kata ejekan (cemoohan). Tetapi engkau harus berada di atas jangkauan pujian dan celaan. Hanya setelah itu, engkau bisa bebas dan menikmati kebahagiaan sejati. Semua orang mencintai agamanya sendiri, tempat asalnya sendiri dan juga dirinya sendiri, ia mencintai cara melakukan pemujaan serta tata cara dan bentuk upacara sesuai keyakinannya sendiri. Cinta semacam ini menyebabkan seseorang memuji keyakinannya sendiri dan mencela keyakinan orang lain. Meskipun semua ini berkaitan dengan hubungan seseorang dengan Tuhan, impuls/ dorongan seperti itu harus digolongkan dalam impuls/ dorongan yang tidak murni. Berhati-hatilah jika hal ini ada dalam dirimu. Sikap seperti itu menandakan bahwa seseorang dipenuhi dengan ketidaktahuan/ kebodohan. Dengan melakukan pengulangan nama Tuhan dan meditasi, sikap ini bisa dihilangkan, sehingga hati terisi dengan kebijaksanaan Atma yang universal. Kemudian impuls/ dorongan akan berubah menjadi impuls/ dorongan yang murni dan akhirnya impuls/ dorongan yang tidak murni akan lenyap.

-BABA

No comments:

Post a Comment