Saturday, March 18, 2017

Thought for the Day - 17th March 2017 (Friday)

Many discourage you from taking up spiritual practices and say that these can be taken up at a ripe old age, as if they are the prerogatives of, or special punishments for the aged! Enjoy the world while you can and then figure out the next - that seems to be the attitude of many! The child takes its first few steps in the safety of its home; it toddles about inside, until its steps become firm, until its balance is perfected, and then as it grows up steadily, it slowly ventures into the streets and the whole wide world. So too, every being must master the inner world first and become impervious to temptations. You should learn not to fall when the senses trip your steps; you should learn the balance of mind, which will not make you lean more to one side than to the other. After mastering this discriminatory wisdom, you can confidently move out into the outer world, without fear of accidents to your personality.


Banyak yang mematahkan semangatmu dalam menjalani latihan spiritual dengan berkata bahwa hal ini dapat dilakukan pada saat tua nanti, seolah-olah mereka memiliki hak istimewa atau hukuman khusus bagi usia lanjut! Nikmati dunia saat engkau bisa dan selanjutnya kemudian menentukan untuk saat yang akan datang –itulah yang menjadi sikap dari banyak orang! Seorang anak melakukan beberapa langkah awal dengan aman di dalam rumahnya; anak itu berlatih di dalam rumah, sampai langkahnya mulai kuat, sampai keseimbangannya bagus, dan ketika anak ini berkembang dengan baik, maka anak ini secara perlahan pergi ke jalan dan dunia yang luas. Begitu juga, setiap manusia pertama harus menguasai batin di dalam diri dan menjadi tahan oleh godaan. Engkau seharusnya belajar untuk tidak terjatuh ketika indera menjegal langkahmu; engkau seharusnya belajar keseimbangan pikiran yang tidak akan membuatmu bersandar lebih ke satu sisi daripada pada yang lainnya. Setelah menguasai kebijaksanaan diskriminatif ini maka engkau dengan percaya diri dapat bergerak ke dunia luar tanpa adanya rasa takut akan kecelakaan pada kepribadianmu. [Divine Discourse, Feb 7, 1959]

-BABA

No comments:

Post a Comment