Wednesday, January 26, 2011

Thought for the Day - 26th January 2011 (Wednesday)

Today, people mistakenly think that spirituality has no relation to worldly life and vice versa. True divinity is a combination of spirituality and social obligations. National unity and social harmony are founded upon spirituality. It is the Divine that links spirituality and social existence. The Creator and the Prakriti (Creation) are inextricably associated with each other. Hence, God should not be regarded as separate from Creation. See God in the cosmos. For instance, take a tumbler made of silver. The one who notices the silver in the tumbler, thinks only of the material base and not the form of the tumbler. The one who sees it as a tumbler, may not note that it is made of silver metal. Only the person who can recognise both silver and tumbler can recognise that it is a silver tumbler. Likewise, without God, there is no creation. However, most people see only the creation; very few recognise that the creation is a projection of the Creator. It is essential that every human being should realize that without God, there can be no cosmos.

Saat ini, orang keliru berpikir bahwa spiritualitas tidak ada hubungannya dengan kehidupan duniawi dan sebaliknya. Keilahian sejati adalah kombinasi dari spiritualitas dan kewajiban sosial. Kesatuan nasional dan harmoni sosial didirikan diatas spiritualitas. Inilah Ketuhanan yang menghubungkan spiritualitas dan kehidupan sosial. Sang Pencipta dan Prakriti (Penciptaan) erat terkait satu sama lain. Oleh karena itu, Tuhan seharusnya tidak dianggap terpisah dari Penciptaan. Lihatlah Tuhan dalam alam semesta. Misalnya, ambillah gelas yang terbuat dari perak. Orang yang memperhatikan perak di gelas tersebut, hanya memikirkan bentuk dasar dan tidak bentuk gelas itu. Orang yang melihatnya sebagai sebuah gelas, mungkin tidak mengetahui bahwa gelas itu terbuat dari perak. Hanya orang yang bisa mengenali baik perak maupun gelas dapat mengenali bahwa itu adalah gelas perak. Demikian juga, tanpa Tuhan, tidak ada penciptaan. Namun, kebanyakan orang hanya melihat penciptaan; sangat sedikit yang menyadari bahwa penciptaan merupakan proyeksi dari Sang Pencipta. Adalah penting bahwa setiap manusia harus menyadari bahwa tanpa Tuhan, tidak akan ada alam semesta.

-BABA

No comments:

Post a Comment