Friday, October 21, 2011

Thought for the Day - 21st October 2011 (Friday)

The udder of the cow has milk in it. The milk has ghee (clarified butter) in it. But the ghee cannot be a source of strength to one, as such. The milk has to be drawn, yeast added to curdle it, butter has to be churned out and clarified to produce the ghee which, when consumed by one can give one strength. So too, though God is omnipresent, He has to be discovered and cognised in order to realise the bliss. Like oil in mustard, butter in yoghurt, like water inside the earth, like fire in timber, God is present but not patent in everything. God is in the human body and in the human mind. To become aware of Him there, spiritual effort is necessary. When that is undertaken, union with the Supreme within can be realised.

Ambing (kantong susu) sapi memiliki susu di dalamnya dan dalam susu mengandung ghee (mentega murni) yang terpendam di dalamnya. Tetapi ghee tidak bisa menjadi sumber kekuatan bagi seseorang. Susu harus dikeluarkan dari tubuh sapi, ditambahkan ragi untuk mengentalkannya, kemudian mentega harus diaduk dan dijernihkan untuk menghasilkan ghee, dan setelah ghee di konsumsi oleh seseorang, barulah ghee bisa menjadi sumber tenaga bagi orang tersebut. Demikian juga, meskipun Tuhan ada di mana-mana, Beliau harus ditemukan dan disadari untuk mendapatkan kebahagiaan sejati. Seperti minyak dalam mustard, mentega dalam yoghurt, air di dalam bumi, api dalam kayu, Tuhan ada tetapi tidak nyata dalam segala hal. Tuhan bersemayam di dalam badan manusia dan di dalam pikiran manusia. Berbagai upaya spiritual diperlukan untuk menyadari keberadaan-Nya. Ketika hal tersebut dilakukan, maka kesatuan dengan Yang Agung (Tuhan) akan dapat direalisasikan.

-BABA

No comments:

Post a Comment