Monday, October 3, 2011

Thought for the Day - 3rd October 2011 (Monday)

In this age of Kali, human beings are moving about like cruel beasts. Compassion and love are vanishing. Ostentatious living is the order of the day. Everyone may claim that they love God. Hardly one in a million is a true lover of God. To deride God during times of adversity and to praise God in conditions of prosperity cannot be called true love of God. Divine love is that which does not flinch in the face of difficulties and does not gloat over prosperity and remains equally serene in all circumstances. Life is full of vicissitudes, which are transient. True love should remain unaffected by weal or woe. As long as you are full of hatred, the world will appear as a hate-filled world. It is only when love is developed that the dualism of good and evil can be transcended and the joy of oneness with the Divine experienced.

Dalam zaman Kali ini, manusia berlaku seperti binatang buas. Saat ini, rasa belas kasihan dan cinta-kasih telah lenyap dan yang tinggal adalah kesombongan. Setiap orang menyatakan bahwa mereka mencintai Tuhan, tetapi sangat sulit untuk menemukan satu dalam satu juta orang yang benar-benar mencintai Tuhan. Mencemooh Tuhan pada saat terjadi kesulitan dan memuji Tuhan pada kondisi kemakmuran bukanlah cinta sejati pada Tuhan. Yang dimaksud dengan mencintai Tuhan adalah tidak meninggalkan Tuhan saat menghadapi kesulitan dan tidak sombong/ serakah ketika merasakan kemakmuran serta tetap tenang dalam segala kondisi. Hidup ini penuh dengan perubahan-perubahan, yang bersifat sementara. Cinta sejati harus tetap tidak terpengaruh oleh suka atau duka. Selama engkau penuh dengan kebencian maka dunia juga penuh dengan kebencian. Hanya ketika cinta-kasih dikembangkan maka dualisme baik dan buruk bisa dilampaui dan sukacita kesatuan dengan Tuhan dapat dialami.

-BABA

No comments:

Post a Comment