Wednesday, October 1, 2014

Thought for the Day - 30th September 2014 (Tuesday)

Every being is suffused with love. It is only for our convenience, for our pleasure, and our own selfish purposes that we develop certain worldly relationships. Give up selfishness and strive for self-realisation. You must enquire into yourself, “Who am I? Body, mind, intellect, chittha (memories) or ahamkara (ego)?” You are none of these. You are yourself - “I am I.” Recognise this truth. One must render selfless service. The fruit of all actions must then be sacrificed. Only a person, who denounces the fruits of all actions, deserves to be called a Yogi (renunciant). A Yogi is not one who merely sits under a tree, closes one’s eyes and meditates. Real sacrifice involves giving up your desires. Do not be narrow-minded. If you are inflicted with narrow-mindedness your whole life will become narrow. Develop broad-mindedness and cultivate selfless love.

Setiap makhluk dipenuhi dengan cinta-kasih. Hanya karena untuk kenyamanan kita, untuk kesenangan kita, dan tujuan kita sendiri, kita mengembangkan beberapa hubungan duniawi. Engkau hendaknya meninggalkan sifat mementingkan diri sendiri dan berusaha untuk realisasi diri. Engkau harus menyelidiki dirimu sendiri, "Siapakah saya? Badan, pikiran, intelek, chittha (kenangan) atau ahamkara (ego)?" Engkau bukanlah salah satu dari hal tersebut. Engkau adalah dirimu sendiri - "Saya adalah Saya." Sadarilah kebenaran ini. Seseorang harus memberikan pelayanan tanpa pamrih. Buah/hasil dari semua tindakan selanjutnya harus dikorbankan. Hanya orang yang tidak memikirkan buah dari semua tindakannya, pantas disebut sebagai seorang Yogi. Seorang Yogi bukanlah orang yang hanya duduk di bawah pohon, menutup mata dan bermeditasi, tetapi mereka yang melakukan pengorbanan sejati dan meninggalkan keinginan/hawa nafsu duniawi. Janganlah berpikiran sempit. Jika engkau berpikiran sempit, seluruh hidupmu akan menjadi sempit. Kembangkanlah pandangan yang luas dan cinta-kasih tanpa pamrih. (Divine Discourse, Sep 27, 2006)

-BABA

No comments:

Post a Comment