Monday, October 24, 2016

Thought for the Day - 24th October 2016 (Monday)

When the moon shines in the sky, you can see it directly. You do not require the aid of a torch, or a lamp, or any other artificial light. The reason is it is possible for us to look at the moon by the light of the moon. In the same manner, if you want to be nearer and dearer to God or understand God, who is an embodiment of love, it will be possible to do so only by means of love which is His very nature. God who is the embodiment of love, is not confined to one place or country. He is present everywhere, in every nook and corner of the world. Hence everyone, including youth must love all and regard loving all beings as loving God, as God is present in every living being. Since God is selfless, you must also practice serving selflessly.


Ketika bulan bersinar di atas langit, engkau dapat melihatnya secara langsung. Engkau tidak memerlukan bantuan senter atau lampu atau cahaya buatan. Dasar bagi kita bisa melihat bulan adalah karena cahaya bulan itu sendiri. Dalam hal yang sama, jika engkau ingin lebih dekat dan menyayangi Tuhan atau mengerti Tuhan yang merupakan perwujudan dari kasih, ini akan memungkinkan dilakukan hanya dengan sarana kasih yang merupakan sifat Tuhan itu sendiri. Tuhan yang merupakan perwujudan kasih, tidak dibatasi oleh satu tempat atau negara. Tuhan ada dimanapun juga, dalam setiap sudut belahan dunia. Oleh karena itu setiap orang termasuk pemuda harus mengasihi semuanya dan melihat bahwa mengasihi semua makhluk adalah sebagai menyayangi Tuhan, karena Tuhan bersemayam dalam setiap makhluk. Karena Tuhan adalah tidak mementingkan diri sendiri, engkau harus juga menjalankan pelayanan dengan tanpa mementingkan diri sendiri. [Summer Roses on Blue Mountains, 1976, Ch. 14]

-BABA

No comments:

Post a Comment