Tuesday, October 25, 2016

Thought for the Day - 25th October 2016 (Tuesday)

When you revel in the contemplation of the splendour of the Lord, nothing material can attract you. Everything this world has to offer will seem inferior. The company of the godly and the humble alone will be relished. Great saints who have sung the Grace of the Lord have realised Him in the altar of their own hearts. The unsullied love and devotion they transmitted through their songs has fertilized millions of devotees’ parched hearts. Reciting the Lord’s Name and observing their chosen spiritual practices have enabled many an aspirant to win over the Lord quickly and intimately. So strong and deep is their love and devotion that no disappointment could ever shake their faith. Ramdas, Tukaram, Meera and many others are wonderful examples of the above, and they have built the royal road of devotion for all of humanity. It is your duty now to live up to the heritage handed to you for your development by your pious forefathers.


Ketika engkau bersuka ria dalam perenungan pada kemuliaan Tuhan, tidak ada material yang dapat menarikmu lagi. Segala sesuatu yang diberikan di dunia ini kelihatannya akan menjadi hal yang remeh. Hanya pergaulan dengan yang baik dan rendah hati akan dinikmati. Para orang-orang suci yang hebat telah melantunkan rahmat Tuhan serta telah menyadari Tuhan di dalam altar hati mereka sendiri. Cinta kasih dan bhakti yang tidak ternoda, mereka pancarkan melalui lagu-lagu dan telah memupuk jutaan hati bhakta yang sangat kering. Melantunkan nama Tuhan dan mengamati latihan spiritual yang mereka lakukan telah memungkinkan banyak peminat spiritual untuk mampu mendapatkan kasih Tuhan dengan cepat dan mendalam. Jadi begitu kuat dan mendalam kasih serta bhakti mereka dimana tidak ada rasa kecewa yang dapat menggoyahkan keyakinan mereka. Ramdas, Tukaram, Meera, dan banyak yang lainnya lagi adalah teladan yang hebat dan mereka telah membangun jalan yang megah terkait bhakti bagi seluruh umat manusia. Ini merupakan kewajibanmu sekarang untuk hidup sesuai dengan warisan yang diserahkan kepadamu untuk perkembanganmu oleh nenek moyangmu yang mulia. [Divine Discourse, Mar 17, 1966]

-BABA

No comments:

Post a Comment