Monday, May 22, 2017

Thought for the Day - 22nd May 2017 (Monday)

Many of you grieve: “It is said that getting the audience of a holy person is destruction of sin (darshanam papa nashanam). Well, I have had darshan not once but many times, and yet, my evil fate has not left me and I am suffering even more than before!” True, you may have come and had darshan, and have sowed fresh seeds secured from the holy places — seeds of love, faith, devotion, good company, godly thoughts, remembering God’s name, etc.; and you have learnt the art of intensive cultivation and soil preparation. You have now carefully sown the seeds in well-prepared fields of cleansed hearts. Now, until the new harvest, when the fresh produce comes in, don’t you have to consume the grain already stored in previous harvests? The troubles and anxieties you experience now are the crop collected in your previous harvests, so do not grieve and lose heart!


Banyak dari dirimu yang bersedih : “Dikatakan bahwa bergaul dengan orang-orang yang suci adalah menghancurkan dosa (darshanam papa nashanam). Saya telah mendapatkan tidak hanya sekali namun banyak sekali darshan, namun kualitas buruk dalam diri saya tidak hilang dalam diri saya dan saya sedang mengalami penderitaan bahkan lebih dari sebelumnya!” Benar, engkau mungkin telah datang dan mendapatkan darshan, dan menabur benih segar dari tempat suci — benih-benih kasih, keyakinan, bhakti, pergaulan yang baik, pikiran yang baik, mengingat nama Tuhan, dsb. Dan engkau mungkin telah belajar seni budidaya yang intensif dan persiapan lahan. Sekarang engkau harus hati-hati menabur benih-benih itu pada lahan hati yang telah dipersiapkan dengan baik. Sampai panen baru terjadi, ketika hasil bumi baru masuk, bukankah engkau harus menikmati beras yang telah disimpan dari hasil panen sebelumnya? Masalah dan kecemasan yang engkau alami sekarang adalah panen yang dikumpulkan dari produksi sebelumnya, jadi jangan bersedih hati dan kehilangan harapan! (Shivaratri Discourse, Mar 1963)

-BABA

No comments:

Post a Comment