Tuesday, February 12, 2019

Thought for the Day - 11th February 2019 (Monday)

Our journey is from the individual to the Universal, from 'Swa' (mine) to 'So-ham' (oneness with God), from 'I' to 'we'. The effulgent Sun can be seen only with its own light. Similarly only by the grace of the Divine can one obtain a vision of the Divine. No skill, intellectual effort or scholarship is required to experience the Divine. Just as clouds may obscure the Sun, the clouds of egoism, attachment and hatred prevent one from seeing the Divine. Prayer and sadhana are the means by which these clouds are dispersed. Sadhana (spiritual discipline) is the royal road to reach the Divine. The human make-up is a mixture of good and bad traits. One in whom the good traits predominate, tends to see only the good in others. Those who have equal-mindedness see the good and bad qualities impartially. It is necessary therefore to cultivate good qualities.

Perjalanan kita adalah dari individu menuju ke Universal, dari 'Swa' (milikku) menuju pada 'So-ham' (kesatuan dengan Tuhan), dari 'aku' menuju 'kita'. Cahaya mentari dapat dilihat hanya dengan cahayanya sendiri. Sama halnya hanya dengan karunia dari Tuhan maka seseorang dapat mencapai pandangan keilahian. Tidak ada keahlian, usaha intelektual atau kesarjanaan yang diperlukan untuk mengalami keilahian. Sama halnya awan mungkin dapat menutupi matahari, awan dari egoisme, kemelekatan dan kebencian menghalangi seseorang dalam melihat keilahian. Doa dan sadhana adalah sarana dimana awan-awan dihilangkan. Sadhana (latihan spiritual) adalah jalan besar untuk mencapai Tuhan. Manusia adalah gabungan dari sifat baik dan buruk. Seseorang yang dominan dengan sifat baik, cenderung untuk melihat hanya kebaikan pada diri yang lain. Sedangkan mereka yang memiliki pikiran yang sama melihat sifat baik dan buruk dengan seimbang. Makanya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sifat-sifat yang baik. (Divine Discourse, Feb 11, 1983)

-BABA

No comments:

Post a Comment