Showing posts with label Brahmajnana. Show all posts
Showing posts with label Brahmajnana. Show all posts

Sunday, October 5, 2008

Thoughts for the Day - 6th October 2008 (Monday)


Every single unselfish act which prepares the ground for the merging of the soul with the Higher Soul, which broadens the vision towards the Brahman (Divinity) immanent everywhere, is a Dharmic (righteous) act. Each such act is a tiny stream rushing towards the sea of Brahmajnana, the supreme knowledge of the Self. Whatever is done in an attitude of dedication and surrender is a Dharmic act which leads to Self-realisation.


Setiap bentuk tindakan yang dilakukan secara tanpa pamrih sebagai persiapan untuk bersatunya jiwa (individu) dengan Higher Soul (Paramatma/Tuhan), dapat dikategorikan sebagai perbuatan Dharmic. Demikian pula halnya dengan tindakan/perbuatan yang semakin memperluas wawasan (cara pandang) bahwa Brahman (Divinity) ada dimana-mana. Setiap bentuk tindakan tersebut bagaikan aliran sungai kecil yang bergegas menuju ke samudera Brahmajnana (pengetahuan tertinggi tentang Self/Atma). Segala bentuk perbuatan yang dilakukan dengan semangat dedikasi dan pasrah-diri merupakan perbuatan Dharmic yang akan menuntun kepada Self-realisation (pencerahan diri).

-BABA


Tuesday, September 30, 2008

Thoughts for the Day - 1st October 2008 (Wednesday)


All are children of God. He is the sole Lord of mankind. People may seem to differ in their names and forms and in their beliefs and practices. But the source is the One alone. Recognition of this basic truth of oneness is Brahmajnana (Knowledge of the Absolute). This knowledge cannot be gained by merely studying the scriptures and holding metaphysical discussions. What has to be recognised is the truth that every being in the universe is an embodiment of the Supreme. Awareness of the unity that subsumes the diversity is the highest knowledge.


Semuanya adalah anak-anak Tuhan. Beliau adalah Tuhan yang maha Esa. Walaupun orang-orang saling berbeda dalam hal nama, wujud, kepercayaan maupun tradisinya; namun sumber asalnya yang utama hanya satu adanya. Pengetahuan atas kebenaran hakiki ini disebut sebagai Brahmajnana (pengetahuan tentang Sang Absolut). Jenis pengetahuan seperti ini tidak bisa diperoleh semata-mata hanya melalui proses pembelajaran atas kitab-kitab suci maupun melalui diskusi-diskusi tentang aspek metafisikal. Yang perlu disadari dan diketahui adalah bahwa seluruh alam semesta ini adalah merupakan perwujudan Sang Khalik yang maha agung. Kesadaran atas aspek unity in diversity ini merupakan pengetahuan yang tertinggi.


BABA