Showing posts with label education. Show all posts
Showing posts with label education. Show all posts

Friday, November 21, 2008

Thoughts for the Day - 22nd November 2008 (Saturday)


Education is the means of unfolding the moral and spiritual potentialities of man. Education reveals to man what is right and what is wrong. Education today is concerned with imparting worldly knowledge, with no place for ethics or spirituality. All along education has remained an exercise in acquiring bookish knowledge. What is needed today is practical knowledge. Every student should acquire a good character, moral values, and develop a spiritual bent of mind. These three constitute true learning.

Pendidikan adalah sarana untuk menguak potensi moral dan spiritual manusia. Pendidikan mengajarkan manusia kemampuan untuk membedakan antara yang benar dan salah. Namun yang disayangkan adalah bahwa pendidikan di zaman modern ini hanya mengajarkan tentang pengetahuan sekuler (duniawi), tanpa adanya perhatian terhadap faktor etika maupun spiritualitas. Alhasil, pendidikan sekarang hanya sekedar latihan untuk memperoleh bookish knowledge. Yang jauh lebih penting sebenarnya adalah practical knowledge. Setiap siswa hendaknya digembleng untuk memiliki karakter yang baik, nilai moral serta spiritual mind. Ketiga unsur ini merupakan landasan pokok proses pembelajaran yang sejati.
-BABA

Tuesday, August 19, 2008

Thoughts for the Day - 20th August 2008 (Wednesday)


Education has to cultivate humility and discipline; but today it is yielding a harvest of pride and envy. ‘Vidya’ means: ‘Vid’ (Light) and ‘Ya’ (that which gives). So education has to shed light and illumine the darkness in the mind and the intellect. It does not indicate mere bookish knowledge. It has to clarify the kinship of man with man and his intimate relationship with nature. It must harmonize one's earlier experiences with one's present ones, and guide one to beneficial experiences in the future. It must validate the knowledge gained from the books by the experiences and in the process make man grow, until he becomes Divine.

Pendidikan hendaknya mengajarkan cara/metode untuk memupuk kerendahan-hati serta disiplin; namun yang disayangkan sekali adalah bahwa pendidikan (di zaman modern) ini banyak yang malah menghasilkan sifat-sifat sombong dan kedengkian. 'Vidya' diartikan sebagai: 'Vid' (cahaya) dan 'Ya' (yang memberikan). Dengan demikian, pendidikan haruslah menerangi dan mengusir kegelapan batin dan intellek. Pendidikan bukan hanya sekedar bookish knowledge (pengetahuan dari buku). Pendidikan harus sanggup mengklarifikasikan hubungan antar manusia serta keterkaitannya yang erat antara manusia dengan alam sekitarnya. Pendidikan hendaknya menghasilkan harmonisasi antara pengalaman terdahulu dengan pengalaman yang dialami oleh setiap orang saat ini serta kemudian menjadi pedoman bagi pengalaman di masa yang akan datang. Pendidikan hendaknya berfungsi sebagai validator antara pengetahuan yang diperoleh dari buku-buku dengan pengalaman sehari-hari; sehingga dengan demikian, manusia akan tumbuh & berkembang hingga kelak menjadi Divine.
-BABA

Wednesday, May 14, 2008

Thoughts for the Day - 15th May 2008 (Thursday)


Education does not consist in the accumulation of information and facts from a multitude of books. Reading of books can only enrich you in the information that you may gather but can never give or promote good qualities. Good education is a process by which character is improved and by which one will be able to use one's intelligence and sharpen one's mind so as to distinguish right from wrong. It is only when the contents of education are closely linked with ideals of sacrifice, forbearance, truth, and love that the youth will get the benefit of education. Students will never get any benefit out of education if it is devoid of these noble principles.

Pendidikan bukanlah diartikan sebagai tindakan mengakumulasikan informasi maupun fakta-fakta dari segudang buku-buku. Membaca buku hanya bisa memperkaya wawasanmu dalam hal informasi saja, namun ia tak akan bisa memberikan maupun menghasilkan kualitas (diri) yang baik. Pendidikan yang baik adalah suatu proses dimana karaktermu diperbaiki dan melaluinya, engkau akan bisa memanfaatkan kepintaranmu serta mempertajam batinmu dalam hal membedakan antara yang benar dan salah. Para youth hanya bisa memetik manfaat positif dari pendidikan apabila proses belajar-mengajarnya dikaitkan secara erat dengan idealisme-idealisme seperti: pengorbanan, kesabaran, kebenaran dan cinta-kasih. Tanpa prinsip-prinsip luhur itu, maka pendidikan tak akan membuahkan manfaat sama sekali.
-BABA

Wednesday, January 9, 2008

TFTD 10th January 2008 (Thursday)





The knowledge gained from education is being misused today solely to obtain and enjoy comforts and sensual pleasures. This education has served to develop some kind of intellectual abilities and technical skills, but has totally failed to develop good qualities. Society today is steeped in materialism because of the preoccupation with mundane pleasures.


Pengetahuan yang diperoleh dari institusi pendidikan dewasa sekarang ini telah disalah-gunakan hanya demi untuk memperoleh serta menikmati kenyamanan dan kesenangan sensual. Pendidikan tersebut memang berhasil dalam hal membekali kemampuan intellektual serta ketrampilan teknis, namun ia sama sekali gagal dalam hal pengembangan kualitas diri yang baik. Masyarakat modern telah terjerumus dalam dunia materialisme sebagai akibat dari terlalu asyiknya mereka bergumul dalam kenikmatan duniawi.

-BABA