Wednesday, January 20, 2016

Thought for the Day - 19th January 2016 (Tuesday)

Devotion has to be continuous and uninterrupted like the flow of oil from one vessel to another. Without love (prema), nothing in this world can be acquired. Only when there is love, does attachment (anuraga) in its turn create the desire to protect and guard. In the path of self-effort based devotion, also called as ‘young-one-of-the-monkey’ path, the child has to rely on its own strength to protect itself — wherever the mother might jump about, the child has to attach itself fast to the mother’s belly and not release its hold, even if pulled apart! So too, the devotee has to stand the tests at the hands of the Lord and hold on to the Lord’s name at all times and under all conditions, tirelessly, without the slightest trace of dislike or disgust, bearing the ridicule and the criticism of the world and conquering the feelings of shame and defeat. This type of devotion was practiced by little child Prahlada.

Bhakti harus bersifat terus menerus dan tidak terputus seperti halnya aliran minyak dari satu wadah ke wadah yang lainnya. Tanpa adanya cinta kasih (prema), tidak ada apapun di dunia yang dapat diraih. Hanya ketika ada cinta kasih, maka keterikatan (anuraga) pada gilirannya menciptakan keinginan untuk melindungi dan menjaga. Dalam jalan mengandalkan kekuatan sendiri berdasarkan pada bhakti, juga disebut dengan jalan ‘bayi monyet’, dimana bayi monyet harus mengandalkan kekuatannya sendiri untuk melindungi dirinya sendiri — kemanapun induknya melompat, ia harus berpegang erat pada perut induknya dan tidak melepaskan pegangannya walaupun jika dipaksa ditarik! Begitu juga, bhakta harus bertahan di tangan Tuhan atas cobaan yang ada dan tetap berpegang pada nama Tuhan sepanjang waktu dan dalam keadaan apapun juga, tanpa lelah, tanpa ada rasa tidak suka atau jengkel, menahan ejekan dan kritikan dari dunia dan menaklukkan perasaan malu dan kekalahan. Ini adalah jenis bhakti yang dijalankan oleh anak kecil yang bernama Prahlada. (Prema Vahini, Ch 51)

-BABA

No comments: