There are two kinds of desires: One is natural. The other is excessive and misdirected desire. "I want a house" is a legitimate desire, and one should seek it. But it is greedy to possess two or more houses. Today, greed is more prevalent among men than the desire for necessities. With the result that man is afflicted with grief and worry. He has become a stranger to contentment. He is steeped in discontent on account of insatiable desires. Whenever one is thirsty, one has to drink water. When will this thirst end? Thirst will not end as long as life lasts. Even at the moment of death, people feel thirsty. How is the thirst (for material things) to be quenched? It is possible to get rid of iron shackles when they get rusty with time, but it is not easy to get rid of trishna (desire). Trishna is the cause of limitless desires. If desires are fulfilled, one’s ahamkara (ego) gets inflated. If they are not realised, hatred develops. There are three doorways to hell for man: kama (desire), krodha (anger) and lobha (greed). Desires tend to get out of bounds. Hence, it is essential to try to curb them as far as possible. The process of controlling desires is called sadhana.
- Divine Discourse, May 29, 1988
Life is a long journey. Reduce the burden of your desires. Less luggage, more comfort makes travel a pleasure.
Ada dua jenis keinginan: pertama adalah keinginan yang bersifat wajar, kedua adalah keinginan yang bersifat berlebihan dan menyimpang. Keinginan seperti "aku ingin sebuah rumah " adalah bersifat sah dan patut untuk diupayakan. Namun merupakan keserakahan jika memiliki dua atau tiga lebih rumah. Hari ini, keserakahan adalah lebih lazim diantara manusia daripada keinginan pada kebutuhan pokok. Akibatnya, manusia dipenuhi kesedihan dan kekhawatiran. Manusia menjadi asing terhadap rasa puas dan tenggelam dalam ketidakpuasan karena keinginan yang tidak pernah berakhir. Kapanpun seseorang merasakan kehausan maka ia harus minum air. Kapan rasa haus itu akan hilang? rasa haus tidak akan hilang selama hidup masih berlangsung. Bahkan menjelang kematianpun, manusia merasakan kehausan. Bagaimana rasa haus pada benda-benda materi dapat dipuaskan? Belenggu atau ikatan rantai besi mungkin bisa terlepas seiring waktu ketika besi itu berkarat, namun tidaklah mudah untuk melepaskan keinginan (trishna). Trishna adalah penyebab dari keinginan yang tanpa batas. Jika keinginan-keinginan dipenuhi, maka ahamkara atau ego seseorang menjadi membesar. Jika keinginan-keinginan tersebut tidak terpenuhi maka kebencian akan berkembang. Ini adalah tiga pintu gerbang menuju neraka bagi manusia yaitu: kama (keinginan), krodha (kemarahan) dan lobha (kerserakahan). Keinginan cendrung melampaui batas. Oleh karena itu, adalah bersifat mendasar untuk berusaha mengendalikannya sebisa mungkin. Proses dalam mengendalikan keinginan disebut dengan sadhana.
Wacana Swami, 29 Mei 1988
Hidup adalah perjalanan yang panjang. Kurangi beban keinginanmu. Semakin sedikit “bawaan”, semakin nyaman perjalanan, dan hidup pun menjadi lebih menyenangkan.
No comments:
Post a Comment