Look at the functions of the sense organs. You may notice that even if one organ stops functioning in harmony, life will be limping. When the mind conceives a thought, all organs coordinate to have the thought executed. If senses do not follow thoughts, life will become miserable. When there is forbearance, all organs coordinate harmoniously and work in unison. Once the organs of the body, like eyes, ears, limbs, became jealous of the tongue, saying that they make all efforts to secure food, but the tongue enjoys it. The tongue merely tastes the food and passes only palatable items of food inside, which is converted by internal organs into energy-giving blood. The tongue does not retain it. But for this vital part played by the tongue, other organs would not be able to function at all. When the other organs became jealous of the tongue and stopped sending food with a view to harming it, they spelt their own ruin by such action, as they could not function when there was no food and consequently no supply of energy for these organs to function. Similarly, jealousy on the part of a person ultimately results in his own ruin!
Divine Discourse, Jan 01, 1994
When you offer the flower of your heart to the Lord, it should be free from the pest of desire, hatred, envy, greed, and the like.
Perhatikanlah pada fungsi dari organ-organ indera. Engkau dapat memperhatikan bahwa jika ada satu saja organ berhenti berfungsi secara selaras, maka hidup menjadi pincang. Ketika pikiran melahirkan sebuah gagasan, maka semua organ akan bekerja sama untuk mewujudkan gagasan tersebut. Jika Indera tidak mengikuti gagasan tersebut maka hidup akan menjadi sengsara. Ketika ada ketabahan, semua organ akan bekerja sama dengan selaras dan bersatu. Sekali organ-organ dari tubuh seperti mata, telinga, anggota tubuh lainnya merasa iri pada lidah, dengan mengatakan bahwa mereka melakukan segala usaha untuk mendapatkan makanan, namun lidah yang menikmati makanan tersebut. Padahal lidah fungsinya hanya merasakan makanan dan meneruskan makanan yang layak ke dalam tubuh, selanjutnya organ-organ dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi darah penghasil energi. Lidah tidak menyimpan makanan tersebut. Namun tanpa peran vital yang dijalankan oleh lidah, organ-organ lainnya tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Ketika organ-organ yang lain menjadi iri hati dan memutuskan berhenti mengirimkan makanan dengan tujuan untuk menyakitinya, tindakan itu justru membawa kehancuran bagi diri mereka sendiri. Tanpa adanya makanan maka tidak akan ada energi, dan akhirnya mereka tidak mampu berfungsi. Sama halnya, iri hati dalam diri seseorang pada akhirnya akan membawa kehancuran pada dirinya sendiri!
Wacana Swami, 01 Januari 1994
Ketika engkau mempersembahkan bunga hatimu pada Tuhan, bunga itu harus bebas dari hama seperti keinginan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan sejenisnya.
No comments:
Post a Comment