Sunday, April 5, 2026

Thought for the Day - 5th April 2026 (Sunday)



The Moon (reflected) in the flowing river is broken and fragmentary; it flows fast, apparently, with the floods. The Moon in the lake is calm, unmoved, undistracted. These two are but reflections of the real Moon in the sky. The Moon reflected in the flood is the Individual Soul, engaged in activity, embroiled in maya, cause and effect. The Moon reflected in the placid face of the lake is the yogi who has attained balance, equipoise, peace, dwelling in the One. The real Moon in the sky is the Eternal Witness, the Absolute, the Primal Principle. Christ spoke of these three when He made three statements. Referring to the individual soul, He said, “I am the Messenger of God;” referring to himself as the yogi, He said, “I am the Son of God.” Realising that these two are but reflections, and that the real Moon is the Witness in the sky, that He too is the Formless, Nameless Absolute, He declared towards the end of his life, “I and My Father are one.” All beings are images of the Universal Atma, in the names and forms they have apparently assumed. This is the truth, enclosed, elaborated, and demonstrated in the spiritual texts of India, which form the basis of Bharatiya culture. The essence of all faiths and the goal of all spiritual endeavour is this: the merging in this Unity. The object of all enquiry is this: to cognise this Unity. 


Divine Discourse, Dec 24, 1972

Religions arise from the minds of good men who crave to make all men good; they strive to eliminate evil and cure the bad. 


Bulan yang terpantul pada aliran sungai yang mengalir tampak tidak beraturan dan terpisah-pisah; terlihat mengalir dengan cepat bersamaan dengan aliran air sungai. Sedangkan bulan yang terpantul pada air danau tampak tenang, tidak bergerak, dan tidak terganggu. Namun, keduanya hanyalah pantulan dari bulan yang sesungguhnya ada di langit. Bulan yang terpantul pada aliran sungai adalah jiwa individu, sibuk dalam aktifitas, terlibat dalam maya, terikat oleh sebab dan akibat. Bulan yang terpantul pada permukaan danau yang tenang adalah yogi yang mencapai keseimbangan, ketenangan, kedamaian, berdiam dalam Yang Esa. Bulan yang sesungguhnya di langit adalah Saksi Abadi, bersifat Absolut, Prinsip Utama. Kristus berbicara ketiga bagian ini ketika Kristus membuat tiga pernyataan. Mengacu pada jiwa individu, Kristus berkata, “Aku adalah utusan Tuhan;” mengacu dirinya sebagai yogi, Kristus berkata, “Aku adakah putra dari Tuhan.” Menyadari bahwa keduanya ini hanyalah pantulan, dan bulan sesungguhnya adalah Saksi yang ada di langit, bahwa Ia juga adalah Yang Mutlak, tanpa nama dan wujud, Kristus menyatakan di akhir hidupnya, “Aku dan Bapa-Ku adalah satu.” Semua makhluk hidup adalah citra dari Atma Universal, yang tampak mengambil berbagai nama dan wujud. Inilah kebenaran yang terkandung, dijelaskan, dan dibuktikan dalam teks-teks spiritual India, yang menjadi dasar budaya Bharatiya. Intisari dari semua keyakinan dan tujuan dari semua usaha spiritual adalah ini: menyatu dalam kesatuan ini. Tujuan dari semua penyelidikan adalah ini: menyadari kesatuan ini. 


Wacana Swami, 24 Desember 1972

Agama-agama muncul dari pikiran-pikiran orang baik yang ingin menjadikan manusia baik; mereka berusaha menghilangkan kejahatan dan memperbaiki keburukan.

No comments: