Sunday, June 20, 2021

Thought for the Day - 19th June 2021 (Saturday)

Modern man suffers from the sense of possession. This is a negative attitude. He is obsessed with the idea of ‘my’ and ‘mine’. He attaches excessive importance to the body, forgetting the most precious Atmic principle that is within it, which will give him enduring bliss. The reason for this attachment is the failure to use senses properly and becoming a slave of the desires prompted by the senses. The eyes, ears and other sense organs should be used only to perceive sacred things. They should not be used indiscriminately to enjoy whatever pleases them. This is the reason why Swami advises people not to see evil, speak evil, or hear what is evil, and to see what is good, hear what is sacred, and speak what is good! These may seem simple maxims, but are full of profound significance! People should constantly discriminate between negative and positive actions. All bad and immoral actions are negative in character and should be eschewed! 



Manusia modern menderita karena rasa memiliki. Ini adalah sikap negatif. Dia terobsesi dengan gagasan 'milikku' dan 'milikku'. Dia sangat mementingkan tubuh, melupakan prinsip Atma paling berharga yang ada di dalamnya, yang akan memberinya kebahagiaan sejati. Alasan keterikatan ini adalah kegagalan untuk menggunakan indera dengan benar dan menjadi budak dari keinginan yang didorong oleh indera. Mata, telinga, dan organ indera lainnya harus digunakan hanya untuk melihat hal-hal suci. Mereka tidak boleh digunakan tanpa pandang bulu untuk menikmati apa pun yang menyenangkan mereka. Inilah alasan mengapa Swami menasihati orang untuk tidak melihat kejahatan, berbicara jahat, atau mendengar apa yang jahat, dan melihat apa yang baik, mendengar apa yang suci, dan berbicara apa yang baik! Ini mungkin tampak seperti pepatah sederhana, tetapi penuh dengan makna yang mendalam! Orang-orang harus terus-menerus membedakan antara tindakan negatif dan positif. Semua tindakan buruk dan tidak bermoral bersifat negatif dan harus dihindari! (Divine Discourse, Feb 15, 1998)

-BABA

 

No comments: