Tuesday, June 15, 2021

Thought for the Day - 19th May 2021 (Wednesday)

Where exactly does God reside? He is everywhere, in all beings. He is termed Omniscient and Omnipresent. Really speaking, He is love, and love pervades everywhere. That is all we need to know. There is no being without a trace of love. Love leads to ananda (Supreme bliss), pure and lasting. Many seek this ananda through their relationships with other individuals, others try to attain it by amassing fame, power and riches, and a few attempt to gain it by renunciation of material possessions and the desire for worldly pleasures. Detachment alone can confer ananda. The Upanishads proclaim that tyaga (sacrifice) alone can grant the Bliss of Immortality. One has to ignore all bonds of kinship and comradeship, give up all attachment and affection and, in the heart thus liberated, install God in all His glow. This is the only means to earn everlasting, undiminished ananda. 



Dimana tepatnya Tuhan itu berada? Tuhan ada dimana-mana, dalam semua makhluk. Tuhan disebut dengan Maha Tahu dan Ada dimana-mana. Berbicara sesungguhnya, Tuhan adalah cinta kasih, dan cinta kasih meresapi setiap tempat. Itu semua adalah yang perlu kita ketahui. Tidak ada makhluk hidup tanpa jejak cinta kasih. Cinta kasih menuntun pada ananda (kebahagiaan tertinggi), suci, dan abadi. Banyak yang mencari kebahagiaan ini (Ananda) melalui hubungan mereka dengan individu yang lainnya, sedangkan yang lain mencoba mendapatkan kebahagiaan ini dengan mengumpulkan ketenaran, kekuasaan, dan kekayaan, dan ada sedikit yang mencoba untuk mendapatkan kebahagiaan ini melalui ketidakterikatan pada benda-benda material dan pelepasan keinginan untuk kesenangan duniawi. Hanya tanpa keterikatan yang dapat memberikan ananda. Upanishad menyatakan bahwa hanya tyaga (pengorbanan) dapat menganugerahkan kebahagiaan dari keabadian. Seseorang harus mengabaikan semua bentuk ikatan kekerabatan dan persahabatan, melepaskan semua keterikatan sehingga hati menjadi terbebaskan dan pada akhirnya menempatkan Tuhan dengan semua sinar-Nya. Ini adalah satu-satunya sarana untuk mendapatkan ananda yang kekal dan tidak berkurang. (Divine Discourse, Jan 25, 1979)

-BABA

 

No comments: