Thursday, March 14, 2019

Thought for the Day - 12th March 2019 (Tuesday)

When our clothes get soiled, we are ashamed to appear in dirty garments and so we change them. We clean our houses regularly and remove all dirt to keep it clean for family and friends. But when our minds and hearts are polluted, we do not feel ashamed! Is it not strange that we should be so much concerned about the cleanness of our clothes or our homes, but are not concerned about the purity of our hearts and minds which affect our entire life? To purify our hearts and minds, the first thing we must do is to lead a righteous life. Our actions must be based on morality. Indulging in abuse of others or inflicting pain on them is not a sign of human nature. The evil that we do to others ultimately recoils on us. Auspicious days like festivals should be used for making resolutions to change our ways of life and to purify our behaviour by giving up all bad qualities.


Ketika pakaian kita menjadi kotor, kita menjadi malu untuk muncul dengan penampilan pakaian kotor jadi kita akan menggantinya. Kita membersihkan rumah kita secara teratur dan membuang segala jenis kotoran untuk tetap menjaga rumah bersih bagi keluarga dan sahabat. Namun ketika pikiran dan hati kita tercemar, kita tidak merasa malu! Apakah tidak aneh bahwa kita harus begitu perhatian tentang kebersihan dari pakaian atau rumah kita, namun tidak ada perhatian tentang kesucian hati dan pikiran kita yang mempengaruhi seluruh hidup kita? Untuk menyucikan hati dan pikiran kita, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menjalani hidup yang baik. Perbuatan kita harus berdasarkan pada moralitas. Terlibat dalam menyakiti yang lainnya atau menyebabkan penderitaan pada mereka bukanlah tanda dari sifat alami manusia. Kejahatan yang kita lakukan pada orang lain pada akhirnya akan kembali kepada kita. Hari yang suci seperti perayaan seharusnya digunakan untuk membuat sebuah resolusi untuk merubah cara hidup kita dan menyucikan tingkah laku kita dengan melepaskan semua sifat buruk kita. (Divine Discourse, Apr 02, 1984)

-BABA

No comments: