Sometimes, by just seizing a chance, you can elevate yourself steadily. Someone comes to Me to get his stomachache cured. Then he likes this place, its atmosphere, its omkara, its bhajan, and its prashanti (supreme peace); he sees Me and observes My movements, words, and actions. He takes home a picture or a Bhajan book, and before long, he forgets the ache, which brought him hither and cultivates a new ache - for prashanti, for darshan, sparshan, and sambhashan (divine vision, touch and conversation), for japam, dhyanam, and sakshatkaram (recitation, meditation and realisation). Of course, I never deviate from the truth. Since I recline on truth, I am called Sathya Sai; Shayi means reclining. The name is very appropriate, let Me assure you. It is only those who fail to follow My instructions and who deviate from the path I have laid down that fail to get what I hold out before them. Follow My instructions and become soldiers in My army; I will lead you on to victory.
- Divine Discourse, Nov 21, 1962
Once I say that you are Mine, I will never forsake you. You may forget Me, but I will never forget you.
Kadang-kadang, hanya dengan memanfaatkan kesempatan, anda dapat mengangkat diri anda secara bertahap. Seseorang datang kepada-Ku untuk menyembuhkan sakit perutnya. Kemudian ia menyukai tempat ini, suasana yang ada, pelantunan Omkara dan bhajan serta kedamaian tertinggi (prashanti); ia melihat-Ku dan mengamati kegiatan, perkataan dan tindakan-Ku. Ia membawa pulang sebuah gambar atau buku bhajan, dan tidak lama kemudian ia melupakan sakit yang membawanya datang kesini lalu menumbuhkan kerinduan yang baru – kerinduan untuk prashanti, darshan, sparshan, dan sambhashan (pandangan, sentuhan dan percakapan ialhi), kerinduan untuk japam, dhyanam, dan sakshatkaram (pelantunan, meditasi dan penyadaran). Tentu saja, Swami tidak pernah menyimpang dari kebenaran. Karena Swami berlandaskan dan bersandarkan pada kebenaran, Swami dipanggil dengan nama Sathya Sai; Shayi berarti bersandar. Nama itu sungguh tepat, biarkanlah Swami meyakinkanmu. Hanya mereka yang tidak mampu mengikuti perintah Swami dan yang menyimpang dari jalan yang Swami telah tetapkanlah yang tidak mendapatkan apa yang Swami janjikan. Ikutilah perintah Swami dan jadilah prajurit dalam pasukan Swami; Swami akan menuntunmu pada kemenangan.
- Divine Discourse, Nov 21, 1962
Sekali Swami mengatakan bahwa dirimu adalah milik Swami, maka Swami tidak akan pernah meninggalkanmu. Anda bisa melupakan Swami, namun Swami tidak pernah melupakanmu.
No comments:
Post a Comment